Berita Utama

Jutaan Gen Z Menganggur, Manfaat Bonus Demografi Indonesia Terancam

“Mengganggu juga dalam bidang sosial maupun ekonomi, seperti peningkatan kemiskinan, bahkan berpotensi mengganggu target kesehatan,” kata dia.

Triyono, peneliti BRIN, bahkan menyebut kondisi saat ini jauh dari kata bonus demografi. Ia menyoroti ketidaksesuaian antara pendidikan dan kebutuhan industri sebagai salah satu penyebab utama.

“Apa yang diajarkan di perguruan tinggi dan SMK tidak sejalan dengan kebutuhan industri,” ungkapnya.

Solusi mendesak dibutuhkan

Para ahli sepakat bahwa dibutuhkan solusi mendesak untuk masalah ini. Tauhid Ahmad menekankan pentingnya akses pendidikan yang lebih luas dan investasi yang menciptakan lapangan kerja.

Jaya Darmawan menyoroti pentingnya pendidikan vokasi yang berkualitas dan pengembangan industri yang lebih hijau.

Menteri Tenaga Kerja Ida Fauziyah mengakui masalah ini.

“Hal yang terus didorong pemerintah adalah membangun pendidikan dan pelatihan vokasi agar nyambung dengan pasar kerja, terjadi match antara pendidikan dan pasar kerja. Itu yang terus kita dorong,” kata Ida dikutip dari CNBC Indonesia.

Sementara Indonesia bergulat dengan krisis ini, mimpi anak muda seperti Benedictus berada di ujung tanduk.

“Saya berharap perusahaan akan membuat proses rekrutmen lebih mudah,” kata Benedictus, menggemakan perasaan jutaan rekan sebayanya yang bersemangat untuk berkontribusi bagi masa depan negara, tetapi mendapati diri mereka kesulitan memasuki dunia kerja.

Sumber: www.benarnews.org/indonesia

BeritaManado.com: Berita Terkini Kota Manado, Sulawesi Utara