
Minsel – Persiapan-persiapan untuk mengikuti pertarungan di Pemilukada Minsel bagi tim pemenangan pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati Minsel, Prof DR Jan Lukas Lambertus Lombok SH Msi dan Hetty Roos Mawuntu (HRM) terus dimatangkan. Terlebih setelah pasangan ini dinyatakan lolos verifikasi sebagai calon independen.
Lolosnya kedua pasangan ini sudah diperkirakan oleh Donny Tampemawa, Sekretaris Jaringan Kerja Lombok saat berbincang dengan BeritaManado, Kamis (19/5) malam.
“Lombok-HRM kalau dalam teori ekonomi diibaratkan sebagai pemimpin pasar” ujar Tampemawa.
Secara panjang lebar Tampemawa menjelaskan bila saat ini pasangan Lombok-HRM sering diserang oleh penantang pasar dengan berbagai isu miring. “Ada isu menyatakan HRM akan mundur, itu saya tegaskan tidak benar” ujarnya menambahkan.
Diketahui HRM adalah istri dari Ramoy Markus Luntungan yang merupakan bakal calon Gubernur dari PDIP. Majunya HRM dikhawatirkan akan mengganggu pertarungan suaminya.

@ Redaksi BM: hehehehe…. yg lbh byk iklan onlinenya ternyata Detik.com & Kompas.com drpd BBC online… :-) Ingat Satunet.com & Lipposhop.com yg dl menggunakan hasil riset dr luar perihal potensi pemakain internet, nyatanya keduanya kolaps pd tahun kedua. Mgk karakter pengguna internet di indonesia, yg sdh semakin murah, agak berbeda dg hasil2 riset mereka itu. sukses ya BM..
BeritaManado memang penganut “minimalis” :D
Berbagai penelitian menunjukkan bahwa peselancar dunia maya tidak bisa bertahan terlalu lama di sebuah halaman website.
Untuk itu, sebuah berita di internet ditulis dengan singkat. BBC menganjurkan berita online yang sederhana cukup dibuat dalam 5 kalimat.
Sedapat mungkin BeritaManado disajikan lebih ringkas dan sederhana tetapi memberikan informasi yang cukup.
Terima kasih bung Herto, atas tambahan informasi beritanya.
Biar lengkap isunya krn berita di sini minimalis, ini pemberitaan sebuah media di Sulut:
HRM Diisukan Mundur dari Pencalonan
(Komentar,21mei10) Amurang-First Lady Minsel, Ny Hetty Roos Mawuntu (HRM) yang sudah memasukkan berkas dukungan dari warga untuk maju dalam suksesi pemilukada dari perseorangan berpasangan de-ngan Prof JLL Lombok, diisukan bakal mengundurkan diri agar ti-dak menganggu basis suara dari PDIP yang mencalonkan figur lain dan pencalonan HRM justru akan menganggu suara RML dalam suksesi pemilukada propinsi.
“Jika RML maju cagub dari PDIP, maka konsekuensinya HRM harus mundur agar PDIP terkonsentrasi pada satu pasangan calon. Jika tidak, akan merugikan RML sendiri dan PDIP Minsel tentu saja,” ujar salah satu petinggi DPC PDIP Minsel. Jika hal ini terjadi maka Prof JJL Lombok hanya akan jadi ‘pe-nonton’ dalam suksesi mendatang.
Menanggapi masalah ini, tim sukses Lombok-HRM membantah dan menyatakan bahwa informasi tersebut tidak benar.
“Itu black campaign dan pem-bunuhan karakter bagi Prof Lom-bok dan HRM. HRM dan Prof Lombok dalam beberapa kali pertemuan keduanya di Ja-karta, sudah menyatakan kesi-apan dan keseriusan untuk maju dalam suksesi pemilukada. Apa-lagi sudah ada hasil verifikasi fak-tual dari PPS dan PPK.sekali la-gi isu ini adalah pembohongan publik secara terstruktur dan sangat menganggu kinerja ja-ringan kerja kami,” ungkap ketua Tim Kerja Lombok, Donny Tam-pemawa SPD MM didampingi Johny Tarore SPD dan tim suk-ses HRM, Ellen Suzy Mononim-bar SPd Kamis (20/05) kemarin lewat siaran pers yang diberikan kepada sejulah wartawan.(mon)