Berita Utama

James Sumendap: Tunggu Saya di Manado Tahun 2020

James Sumendap: Tunggu Saya di Manado Tahun 2020
James Sumendap.

Manado, BeritaManado.com – Kabar terkait langkah politik James Sumendap (JS) dalam pertarungan di Pemilihan Wali Kota (Pilwalkot) Manado selalu menarik untuk disimak.

Pasalnya, sikap sang Gladiator Politik julukannya yang merupakan politisi handal PDIP di Pilwalkot Manado notabene memberikan pengaruh besar dalam konstalasi politik di Kota Manado.

Setelah sempat mengurungkan niatnya, jelang akhir tahun ini Gladiator Politik kembali memberikan signal positif terkait pertarungan di Pilwalkot Manado, seakan kembali memanaskan suasana seputar Pilwalkot Manado yang sempat redup seiring perayaan Natal ini.

“Tunggu saya di Manado 2020 nanti,” singkat James Sumendap dengan percaya diri, di akhir tahun 2019 yang tinggal beberapa hari lagi.

Kabar ini tentu saja bakal menjadi perhatian serius, bahkan sebuah ancaman bagi calon lainnya yang akan bertarung.

Hal ini disebabkan dalam niatan bertarung di Manado, Gladiator Politik ini sebelumnya tak segan memaparkan sejumlah program fantastis untuk Manado yang bakal ditawarkan.

Salah satu yang menarik, yakni Program tunjangan dana duka yang mencapai 10 Juta rupiah, gaji kepala lingkungan (pala) naik menjadi 4 juta rupiah, serta gaji para petugas sampah bakal menyentuh angka 5 juta rupiah.

Dirinya bahkan dengan lantang menyebut bahwa Manado butuh sentuhan seperti ini.

Menurutnya seorang pemimpin harus mampu memberikan janji, namun dengan garansi bahwa itu sudah dilakukan.

“Ini cocok diterapkan di Kota Manado. Ini semua sudah saya lakukan di Minahasa Tenggara. Kalau tidak percaya datang di Minahasa Tenggara,” tandas Bupati Minahasa Tenggara dua periode ini.

Sementara Pengamat Politik Dr Stefanus Sampe menilai, sebagai salah satu politisi yang merupakan kader andalan PDIP yang ikut penjaringan gelombang kedua, James Sumendap memiliki kans besar diusung.

Ini tentunya bukan tanpa sebab karena menurutnya tingkat popularitas masih sedikit unggul dari nama-nama yang ikut penjaringan gelombang pertama.

“Bisa saja ini menjadi strategi PDIP, dimana nama JS sengaja di simpan terlebih dahulu,” tukas Stevanus Sampe.

Dirinya bahkan menilai, jika JS diusung bertarung di Manado bakal memiliki peluang besar keluar sebagai pemenang.

Ini disebabkan track record JS, terutama keberhasilan memimpin Mitra bakal menjadi salah satu tolak ukur dalam menarik perhatian para simpatisan untuk nantinya menentukan pilihan memilih Gladiator Politik ini.

“Keberhasilan JS dalam memimpin Mitra bisa saja menjadi daya tarik untuk pemilih. Selain itu, JS yang juga dikenal sebagai politisi petarung pasti sudah memiliki strategi khusus untuk diterapkan di Pilwalkot Manado, jika dirinya diusung nanti,” terang jebolan University Of Canbera ini.

(Jenly Wenur)

BeritaManado.com: Berita Terkini Kota Manado, Sulawesi Utara