Perwakilan PT Tirta Investama mempresentasikan tentang industri air mineral Aqua.
Manado-Ada yang berbeda dari pelaksanaan Konferensi Kota (Konferta) Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Kota Manado yang digelar di Hotel Toutemboan Manado, Sabtu (21/3/2015).
AJI Manado menyelipkan seminar tentang ‘Lingkungan Hidup dan Kepedulian Jurnalis’ di antaranya Menuju Pembangunan Kota Hijau oleh DR Ir Linda Tondobala DEA Koordinator Pusat Penelitian Lingkungan Hidup (PPLH) dan Sumber Daya Alam (SDA) Universitas Sam Ratulangi (Unsrat) Manado, Jurnalisme Lingkungan oleh Divisi Pendidikan AJI Indonesia Ratna Arianthi, juga PT Tirta Investama (Aqua) sebagai perusahaan yang konsisten menjaga kelestarian lingkungan.
“Persoalan lingkungan hidup dewasa ini begitu kompleks. Menyangkut hajat hidup masyarakat. Sementara realitas yang ada, isu lingkungan hidup agaknya ‘kurang seksi’ bagi jurnalis untuk diberitakan. Buktinya, porsi pemberitaan di media tentang lingkungan hidup begitu kurang, alias jarang. Padahal bicara pelestarian lingkungan hidup sangat penting demi kelangsungan hidup manusia sendiri,” ujar Sekretaris Panitia Konferta AJI Manado 2015 Fernando Lumowa.
Ditambahkannya, dalam skala lokal bisa diihat seberapa besar kepedulian terhadap lingkungan hidup di media. “Media sekarang lebih banyak memuat isu politik, pemerintahan dan kriminal. Semoga kedepan, kebijakan redaksional media di Sulut, baik cetak, elektronik dan online lebih pro lingkungan hidup. Jangan tersandera pemasang iklan dan pemodal,” pungkas Lumowa.
Sementara itu, AJI Manado Ratna Arianthi menjelaskan mengala jurnalis lingkungan begitu penting. “Pers sebagai alat kontrol kekuasaan memperjuangkan kepentingan publik. Tujuan jurnalis lingkungan untuk membentuk kesadaran sosial, memberi informasi yang memadai, menggerakkan individu dan masyarakat, juga alat tekan ke pemerintah dan legislatif,” timpal Ratna.(Finda Muhtar)

