Bisnis dan Ekonomi

Import Barang Konsumsi Sulut Naik !

MANADO—Impor barang konsumsi masyarakat di Sulut bisa dikatakan masih tinggi karena menyentuh USD 24,4 juta atau meningkat tajam yakni 838,30 persen pada periode Januari-Juni 2011 dibandingkan pada tahun sebelumnya hanya USD 2,6 juta.

Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Sulut, Dantes Simbolon mengatakan kendati barang konsumsi mengalami kenaikan tinggi, tetapi andilnya terhadap total impor Sulut semester pertama lebih rendah ketimbang barang modal.

“Barang modal yang diimpor Sulut dari berbagai negara di dunia mencapai USD32,6 juta, jumlah tersebut berarti 42,43 persen dari total impor Sulut semester pertama USD76,7 juta. Sementara barang konsumsi hanya 31,61 persen, dan bahan baku penolong USD19,9 juta atau 25,96 persen,” katanya.

Katanya, peningkatan tertinggi impor dalam periode enam bulan tahun ini, terbesar dari Vietnam bertambah USD23,2 juta, disusul Jepang tumbuh USD15,3 juta sehingga totalnya menjadi USD18,2 juta dan Taiwan naik USD4,9 juta.

Barang-barang yang banyak diimpor Sulut dari berbagai negara yakni beras, mesin pesawat mekanik, kapal laut, besi dan baja, mesin dan peralatan listrik, bahan peledak, lemak dan minyak hewan/nabati dan barang logam dasar.

Khusus impor pada bulan Juni 2011, kata Simbolon, mencapai USD2,6 juta atau turun 31,13 persen dibandingkan pada Mei USD3,8 juta. Begitu juga dibandingkan pada Juni tahun lalu yang sebesar USD4,8 juta atau turun 45,42 persen. Impor bulan tersebut terbesar dari China sebanyak USD1,2 juta, disusul Filipina USD1,1 juta dan Australia USD0,3 juta. (is)

BeritaManado.com: Berita Terkini Kota Manado, Sulawesi Utara