Manado – Capaian arena kinerja pemerintahan Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) dinilai paling buruk oleh Indonesia Governance Index (IGI). Secara keseluruhan Pemprov Sulut sendiri berada di peringkat ke delapan dengan nilai 6,16 dari total capaian oleh kinerja di hampir seluruh arena penilaian.
Hal ini terkuak pada saat IGI memaparkan pengukuran kinerja tata kelolah pemerintahan di Indonesia yang sangat komprehensif.
Menurut peneliti IGI Anton Miharjo ditemani Dr Nicolaus Harjanto yang menjadi pembicara dari Partnership pada saat ini pengukuran dilakukan pada level Provinsi. Angka index keseluruhan merupakan komposit dari empat arena tata kelolah pemerintahan, yaitu pemerintah, birokrasi, masyarakat sipil dan ekonomi.
Dia menambahkan, keempat arena ini diukur berdasarkan sejauh mana fungsi-fungsi pentingnya dijalankan sesuai dengan prinsip-prinsip tata kelolah pemerintahan yang baik, yaitu partisipasi, akuntabilitas, keadilan, transparansi, efisiensi dan efektifitas.
“Capaian Provinsi Sulawesi Utara berada di peringkat kedelapan dengan nilai 6,16. Capaian ini disumbang oleh kinerja di hampir seluruh arena yang berada diatas rata-rata nasional, kecuali arena pemerintahan yang memperoleh nilai sedikit dibawah nilai rata-rata nasionalnya yakni, 5,05 dari 5,07,” ujarnya. (Jrp)
