
Jakarta, BeritaManado.com – Ibadah Komisi Pemuda Remaja (KPR) KGPM Wilayah 25 Jawa, Sabtu (21/9/2019) dilaksankan di KGPM Misioner Jakarta.
Ketua KPR Wilayah 25 Jawa, Pnt. Nouke Tampemawa mengatakan, peribadatan ini dilakukan setiap bulan untuk lebih meningkatkan kebersamaan diantara pemuda dan remaja KGPM di wilayah ini.
“Ibadah KPR digelar tiap bulan. Selain untuk lebih memantapkan pelayanan pemuda KGPM, diharapkan akan lebih mempererat kebersamaan antara pemuda dan remaja KGPM di wilayah Jawa,” jelas Pnt. Nouke.
Ibadah yang dipimpin oleh Dkn. Deinten Kaligis, S.Pd, dalam khotbahnya yang diambil pada kitab Yakobus 3:9-10 mengingatkan sebagai manusia untuk menjaga lidah.
Dkn. Deinten mengumpamakan lidah itu seperti api, walaupun kecil tapi bisa membuat sesuatu yang besar.
Fenomena kebakaran saat ini yang terjadi di Indonesia sangat merugikan banyak orang, bahkan negara pun dirugikan. Hal ini sesungguhnya dimulai dari api yang kecil.
“Begitupun dengan lidah, walaupun memiliki bentuk yang kecil tetapi akan memiliki dampak baik dampak besar ataupun kecil,” kata Dkn. Deinten.
Dijelaskannya, surat Yakobus ini di khususkan kepada orang-orang diluar bangsa Israel yang berada di perantauan untuk mengingatkan bahwa sesuatu yang salah untuk tidak dibiasakan, salah satunya melalui perkataan.
Lidah dipakai untuk memuliakan Tuhan. Dalam keseharian hidup kita harus terus memuliakan-Nya.
Dikatakan Dkn. Deinten, lidah pun bisa dipakai untuk mengutuk. Sebagai orang Kristen, sesungguhnya kita dilarang untuk mengutuk
“Sebab ada tertulis bahwa kita harus mengasihi musuh kita. Dari kasih kita harus membangun atau menyemangati sesama kita. Kita harus menjaga mulut dengan mengatakan kasih dan bukan kutuk,” pungkas Dkn. Deinten Kaligis.
(MiltonPantouw)
