Bolmong Raya

A.R Mokoginta: Dana APBD Pembangunan Mesjid Baitul Makmur Kotamobagu Dipertanyakan

A.R Mokoginta: Dana APBD Pembangunan Mesjid Baitul Makmur Kotamobagu Dipertanyakan

 

A.R Mokoginta: Dana APBD Pembangunan Mesjid Baitul Makmur Kotamobagu Dipertanyakan

 

Kotamobagu – Pembangunan Mesjid Baitul Makmur Kotamobagu yang telah menelan dana miliaran rupiah dari dana APBD, saat ini memang menemui hambatan dan banyak kendala dalam pembangunannya. Mulai dari keterlambatan pihak kontraktor yang telah melewati target 20 persen pengerjaan fisik proyek, desain mesjid yang harus dikaji ulang karena dinilai tidak sesuai dengan kondisi jalan, hingga desakan tender ulang proyek karena kontraktor yang telah dinilai gagal.

A.R Mokoginta, salah seorang tokoh masyarakat Kotamobagu yang pernah juga mengemban jabatan politik sebagai Asisten I Pemkab Bolsel dan Pjs. Bupati Bolsel saat pemekaran lalu , ketika dimintai tanggapan mengenai hal ini justru menyoroti pembangunan mesjid yang dananya bersumber dari APBD tersebut.

“Setahu saya, pembangunan rumah ibadah tidak dibenarkan jika dananya bersumber dari APBD, dan juga dipertanyakan jika keseluruhan pembangunan tersebut dikelolah langsung oleh pemerintah seperti yang terjadi sekarang ini,” ujarnya.

Menurutnya pula, sejak dulu biasanya pembangunan rumah ibadah harusnya diserahkan kepada masyarakat, antara lain yayasan yang menaungi tempat ibadah tersebut, tidak boleh Pemkot langsung yang mengelola karena bisa menimbulkan kecemburuan bagi umat beragama lain.

“Bagaimana jika umat beragama lain di Kotamobagu, menuntut pembangunan kembali rumah ibadah mereka, sementara dananya harus diambil dari APBD. Padahal seharusnya dana APBD yang terbatas jumlah dananya itu, pemanfaatannya harus benar-benar selektif, sesuai aturan, serta berpihak ke seluruh masyarakat dan golongan,” tukas Mokoginta.

Ia juga mempertanyakan sikap DPRD Kotamobagu yang menyetujui pembangunan Mesjid ini. “Sekarang legislator ribut soal pembangunan mesjid bermasalah, sebenarnya hal ini agak terkambat, Karena harusnya legislator tegas menolak saat pembahasan diajukan Pemkot beberapa waktu lalu,” ujarnya. (zumi)

3 tanggapan untuk “A.R Mokoginta: Dana APBD Pembangunan Mesjid Baitul Makmur Kotamobagu Dipertanyakan”

  1. Pembangunan Mesjid didasari niat baik, tapi salah aturan. Mesjid Raya dibangun menggunakan dana APBD belasan Miliar. Bagaimana dengan kondisi mesjid di kampung-kampung yang sudah tidak layak lagi ??! Harusnya mesjid raya baitul makmur direnovasi, bukan dibangun kembali..

  2. Pem$bangunan $mesjid raya menunjukkan pemerintah seperti sengaja menciptakan pengalihan isu dari kisruh pasar serasi kotamobagu, agar yang mengkritik terpecah konsentrasi. Ini bila diusut bisa fatal

  3. ass, betul skali pernyataan bpk, berarti bpk tahu seluk beluk ttg APBD, ini bisa menimbulkan kecemburuan, sejak awal perencanaannya yg salah, BAPPEDA seolah tutup mata, pejabat lain tutup mata. keliatan klo takut kse saran masukan kpd walikota. jdnya semua pejabat yg sok pintar mo masuk sel tahanan dng sendirinya. sudah jelas ada upaya melawan hukum dlm perencanaan. sekaliber staf ahli tidak mumpuni dlm siasat strategi manajemen pengelolaan keuangan, pantas saja bocor anggaran sana-sini. salut pak…

BeritaManado.com: Berita Terkini Kota Manado, Sulawesi Utara