Bisnis dan Ekonomi

Hujan Pengaruhi Panen Cengkih di Minahasa Raya

Manado – Panen cengkih petani di Kabupaten Minahasa, Sulawesi Utara terganggu hujan yang turun cukup deras dalam beberapa hari terakhir ini. “Buruh petik cengkih tidak bisa melaksanakan tugasnya saat pohon cengkih diguyur hujan. Selain hawa sangat dingin, hasil panen tidak bisa dikeringkan karena hujan turun terus menerus,” kata Mike Rawung, salah seorang petani cengkih di Kecamatan Tombulu, Minahasa.

Mike mengatakan, hujan menjadi salah satu musuh petani di saat panen berlangsung, karena selain hasil panenannya menjadi tidak maksimal, buah cengkih yang sudah dipetik dari pohonnya terancam rusak terserang jamur. “Proses pengeringan buah cengkih membutuhkan waktu empat sampai lima hari di saat matahari bersinar normal, tetapi bila hujan prosesnya bisa lebih seminggu, bahkan bisa lama lama dari jangka waktu tersebut,”kata Mike.

Wem Paat, petani Minahasa lainnya mengatakan, curah hujan yang tinggi dapat mengakibatkan buah cengkih menjadi rusak, karena jamur akan mudah menyerang ketika tidak dipanaskan lebih tiga hari. “Tahun lalu, petani masih bisa mengakali dengan membuat alat pengering berbahan bakar minyak tanah, tetapi saat ini harganya sangat mahal, sehingga petani akan mengalami kerugian lebih besar,” kata Wem.

Albert Mokodongan petani yang memiliki areal perkebunan cengkih cukup luas di desa Rumengkor, Kecamatan Tombulu, mengatakan, curah hujan tinggi juga dapat berakibat terjadi perontokkan buah cengkih yang belum dipetik. “Buah cengkih ketika terkena hujan maka tangkai buahnya gampang patah, sehingga buah rontok,” kata Albert.

Petani berharap hujan tidak turun berlanjut beberapa minggu ke depan, karena dampaknya bakal buruk sebab kerugian tinggi bakal dialami petani di Sulut. Kecamatan Tombulu merupakan salah satu sentra tanaman cengkih di Kabupaten Minahasa, selain kawasan Kombi dan kawasan pantai timur Sulut lainnya. Forum Solidaritas Petani Cengkih(FSPc) Sulut memperkirakan panen cengkih di Sulut bisa menghasilkan cengkih kering sekitar 9.000 ribu ton pada panen tahun ini.(dan)

BeritaManado.com: Berita Terkini Kota Manado, Sulawesi Utara