Kota Bitung

GmnI Bitung Gelar Aksi Demo Tolak Kenaikan BBM di Manado

GmnI Bitung Gelar Aksi Demo Tolak Kenaikan BBM di Manado
Demo GmnI menolak kenaikan harga BBM (foto ist)

Bitung – Ancaman Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GmnI) Kota Bitung untuk menggelar aksi turun ke jalan menolak kebijakan pemerintah menaikkan harga BBM benar-benar ditunjukkan. Buktinya, Rabu (28/3) pagi, puluhan anggota dan pengurus GmnI Kota Bitung bergerak ke Manado dan bergabung dengan GmnI se-Sulut untuk menggelar aksi penolakan kenaikan BBM.

“Dari awal kami sudah menyatakan penolakan kebijakan pemerintah yang akan kembali menaikkan harga BBM dan itu kami tunjukkan lewat aksi damai dengan ratusan anggota GmnI se-Sulut hari ini di Manado,” kata Sekertari GmnI Kota Bitung, Alfian Alow.

Menurut Alow, aksi ini akan dimulai dari Kampus Unsrat melewati jalan boulevard dan finish dikantor DPRD Sulut. Dimana sepanjang perjalanan, orator akan dipimpin langsung Bung Edwin Tumurang selaku Ketua Cabang GmnI Kota Bitung dan Bung Albert Hama Sebagai Kordinator Aksi menyatakan seruan untuk mengajak mahasiswa dan masyarakat untuk lebih lebih peka dengan kondisi sekarang.

“Ada 8 point yang akan kita sampaikan dalam aksi ini, yakni, subsidi minyak bagi rakyat,

pengelolaan minyak nasional yang pro pada rakyat, tangkap mafia perminyakan, tuntaskan kasus korupsi wisma atlit palembang dan maksimalkan penerimaan pajak,” kata Alow.

Juga masalah permintaan berhutang keluar negeri, pemberantas korupsi dan tangkap koruptorserta stop pembodohan rakyat melalui BLT juga menjadi tuntutan aksi GmnI ini.

Menarik dari aksi damai ini, pihak kepolisian menurunkan Polisi Wanita (Polwan) digaris depan sehingga membuat massa agak risih menerobos.  “Kami desak Anggota DPRD untuk keluar dari ruangan menemui kami, jangan berlindung dengan tameng polisi wanita,” koar Tumurang.

Akhirnya tuntuan GmnI dijawab dengan keluarnya perwakilan dari Fraksi Demokrat, John Dumais dan mengundang massa untuk berdiskusi dengan anggota DPRD pada sore hari ini menyikapi kenaikan BBM. “Saya undang teman-teman GmnI untuk hadir dalam diskusi dengan sebentar sore untuk menghasilkan keputusan soal kenaikan BBM,” ajak Dumais.

Selain itu, massa GmnI juga mendesak untuk bertemu dengan perwakilan dari pertamina, dan pihak kepolisian menjawab dengan menghadirkan perwakilan dari pertamina. Dan aksi sempat melumpuhkan transportasi di ruas jalan boulevard.

Sementara itu, berdear kabar jika aksi GmnI Kota Bitung ini sempat mengundang organisasi kepemudaan lainnya di Kota Bitung untuk bersama-sama melakukan aksi damai. Namun sayangnya ajakan tersebut tidak ditanggapi oleh organisasi kepemudaan yang ada di Kota Bitung.

“Kami sebelum ke Maado sempat mengajak beberapa rekan dari organisasi lain, seperti GMKI Kota Bitung, tapi sayangnya tidak ditanggapi dengan alasan takut,” kata salah satu kader GmnI Kota Bitung yang namanya dirahasiakan.(en)

BeritaManado.com: Berita Terkini Kota Manado, Sulawesi Utara