Berita Utama

Ferry Liando: Jika jadi Menteri Olly Dondokambey Representasi Indonesia Timur dan Umat Kristen

Manado – Janji Presiden Jokowi untuk memberikan jatah menteri paling banyak kepada PDI Perjuangan (PDIP) dari semua parpol pendukung pada Pilpres 2019 lalu memberi peluang besar bagi Olly Dondokambey masuk kabinet.

Menurut pengamat politik, Ferry Daud Liando, sebagai salah-satu kader paling dekat dengan Ketua Umum PDIP Megawati Soekarno Putri, sangat besar peluang Olly Dondokambey ditugaskan sebagai menteri.

“Tentu alasan ibu Mega sangat objektif sebab pak Olly adalah salah-satu ketua DPD yang berhasil menempatkan Sulut di peringkat tiga prosentase terbesar suara Jokowi-Ma’ruf pada Pilpres lalu setelah Bali dan NTT,” ujar Ferry Liando kepada BeritaManado.com, Senin (12/8/2019) pagi.

Pengalaman Olly Dondokambey menjadi anggota DPR RI dan kini Gubernur Sulut, menurut Ferry Liando, menjadi alasan logis lainnya. Signal Olly Dondokambey jadi menteri sangat kuat. Apalagi Ketua Umum PDIP Megawati Soekarno Putri mensyaratkan menteri harus berpengalaman pernah menjadi anggota DPR RI.

“Jika pak Olly benar jadi menteri, pak olly tak sekedar sebagai kader PDI Perjuangan tetapi menjadi representasi figur dari Indoenesa timur dan juga sebagai representasi umat Kristen,” tandas Ferry Liando.

Lanjut Ferry Liando, jika Olly Dondokambey ditugaskan menjadi menteri maka secara otomatis Steven Kandouw sebagai wakil gubernur akan dilantik menjadi gubernur.

“Pak Steven selama ini telah menunjukan kesetiaananya sebagai wakil gubernur dan selalu menjadi penyeimbang jika pak Olly menjalankan tugas-tugas kenegaraan lainnya,” jelas Liando.

Sebagai mantan Ketua DPRD Sulut, tambah Ferry Liando, menjadi bekal bagus Steven Kandouw melanjutkan tugas sebagai gubernur di sisa masa jabatan periode 2016-2021.

Steven Kandouw sangat serius menjalankan tupoksi sebagai wakil gubernur, sehingga tidak ada masalah meneruskan jabatan gubernur jika akhirnya Olly Dondokambey masuk kabinet.

“Namun demikan kondisi politik yang sangat dinamis saat ini memugkinkan segala sesuatu bisa saja berubah. Sebab sepanjang belum dilantik sebagai menteri oleh Presiden Jokowi maka tak ada satupun yang bisa mendahului,” pungkas Liando.

(JerryPalohoon)

BeritaManado.com: Berita Terkini Kota Manado, Sulawesi Utara