Manado – Malang nasib yang dihadapi Sabrin Mangati, Honorer Daerah (Honda) pemerintah Kota Manado yang mengabdikan diri selama 26 tahun di Dinas Perhubungan (Dishub) Manado.
Mangati mengaku sudah berkali-kali mengikuti perekrutan CPNS, namun sayang sampai saat ini tidak terakomodir.
Padahal, Mangati bekerja berasarkan SK Walikota Manado yang dikantonginya. Walaupun demikian, dirinya kembali gagal dalam penerimaan CPNS tahun 2014, untuk kategori Honda K2.
“Saya sudah 26 tahun bekerja di Dishub Kota Manado. Saya punya SK Walikota. Tapi tidak tau kenapa sampai sekarang tidak terakomodir. Pengabdian saya menjadi sia-sia hanya karena selembar soal tes pegawai,” keluh Mangati.
Dirinya pun menambahkan, 9 rekannya mengalami nasib yang sama. Padahal, rekan-rekannya tersebut memiliki SK yang sama.
“Yang senasib dengan saya ada 9 teman saya. Kami merasa aneh karena pada perekrutan ini, SK Dinas yang lebih dihargai dibandingkan SK Walikota,” tuturnya, sembari berharap hasil perekrutan tersebut diperbaharui, sehingga dirinya dan rekan-rekannya bisa terakomodir. (leriandokambey)
