Ali ditugaskan untuk menyampaikan salam, doa, dan dukungan kepada Budi dan keluarganya.
“Saya menerima instruksi Pak Menteri. Sedianya beliau hadir bersama Menhan, namun dibatalkan. Bahkan RI 1 (Presiden Prabowo) sempat dijadwalkan hadir, tetapi batal. Karena itu saya diberi amanah untuk mewakili beliau membesuk korban,” tutur Ali Yafid.
Kunjungan ini, katanya, adalah bukti nyata bahwa negara hadir di sisi rakyatnya yang sedang ditimpa musibah.
“Negara tidak boleh absen dalam musibah seperti ini,” tegasnya.
Tragedi berdarah di DPRD Makassar memang menyisakan luka mendalam.
Namun, di tengah kepedihan, ada harapan yang terus tumbuh.
Banyak orang mendoakan Budi dan korban luka lainnya agar segera pulih.
Semoga Budi bisa kembali tersenyum dan memeluk dua anaknya lagi.
(jenlywenur)
