Berita Utama

Dua Bocah Menanti Budi, Korban Kebakaran DPRD Makassar: “Ayah Kapan Pulang?”

Dua Bocah Menanti Budi, Korban Kebakaran DPRD Makassar: "Ayah Kapan Pulang?"
Budi, Anggota Satpol PP Makassar jadi korban kerusuhan di gedung DPRD Makassar menjalani perawatan intensif di Rumah Sakit Primaya Makassar [Suara.com/Istimewa]

Makassar, BeritaManado.com — Malam itu, 29 Agustus 2025, Makassar seolah menahan napas.

Kota yang biasanya ramai tiba-tiba diselimuti kobaran api dan amarah.

Di gedung DPRD Makassar, kemarahan ribuan demonstran memuncak menjadi nyala api yang melahap.

Dari kejauhan, api menjulang tinggi dan asap hitam pekat membumbung, melukiskan pemandangan mencekam di langit malam.

Teriakan massa menggema. “Bakar! Bubarkan DPR! Dewan Penindas Rakyat!”

Suara itu berpadu dengan dentuman kaca pecah dan teriakan panik.

Kendaraan-kendaraan yang terparkir rapi pun hangus terbakar.

Massa mulai merangsek masuk, mengibarkan bendera merah putih di tengah kekacauan.

Di balik kobaran api dan kepanikan itu, terukir kisah pilu seorang pemuda yang hidupnya berubah dalam sekejap. Namanya Budi Haryadi.

Dilansir dari Suara.com jaringan BeritaManado.com, Budi sehari-hari adalah seorang honorer Satpol PP yang bertugas menjaga ketertiban di gedung DPRD.

Di usianya yang ke-31, ia juga menyambi sebagai pengemudi ojek online (ojol) untuk menambah penghasilan.

Dari kesaksian rekan-rekannya, malam itu Budi terjebak di lantai tiga ketika api mulai menyebar.

Asap pekat menyesakkan dada, jalan keluar pun semakin sempit.

Dalam kepanikan, Budi bersama beberapa rekannya terpaksa mengambil keputusan nekat: melompat dari ketinggian agar tidak terbakar.

Tubuhnya menghantam tanah dengan keras. Kepalanya terbentur, membuatnya tak sadarkan diri.

Ia sempat dilarikan ke RS Grestelina, lalu dirujuk ke RS Primaya Makassar karena kondisinya kritis.

“Alhamdulillah, sudah ada respon,” tutur Saharuddin, ayah Budi, Selasa, 2 September 2025.

Hingga kini, Budi masih terbaring lemah di ruang perawatan.

BeritaManado.com: Berita Terkini Kota Manado, Sulawesi Utara