
Manado – Wakil Gubernur Sulut Dr. Djouhari Kansil, Senin (30/7) siang kembali melakukan pemeriksaan/sidak kendaraan dinas (Kendis) seluruh SKPD Provinsi di halaman belakang kantor Gubernur Sulut.
Sidak yang dimulai dari Asisten III dengan kendis merek Toyota Fortuner DB 14. Dilanjutkan dengan kendis Fortuner DB 4O milik Kepala Badan (Kaban) Diklat. Yang menarik kendaraan ini saat diperiksa oleh Kansil kedapatan sangat kotor, spontan saja langsung diperintahkan untuk dibersihkan.
“Bale ke sana suruh cuci pa anak buah,” ujar Kansil
Sementara itu Kaban Diklat Dr. Drh Ferdinand Rotinsulu beralasan penyebab kotornya kendisnya itu karena alasan tidak ada sopir. Hal yang sama juga terjadi pada kendis Fortuner DB 72 milik Karo Umum Setdaprov Sulut Farly Kotambunan yang kedapatan mesin kendisnya kotor. Sedangkan Panther dengan nomor polisi DB 61 milik Rumah Sakit Ratumbuisang, diminta Kansil agar olinya diperhatikan, diganti karena sudah tidak layak lagi termasuk saringan oli.
Fortuner DB 15 milik Kaban Inspektorat juga tidak luput dari pemeriksaan, dan didapati mesinnya juga kotor di suruh cuci. Selain itu kendis yang disidak Wagub Kansil antara lain milik Karo Orpeg DB 318O AM, kendis Fortuner. Kaban Korpri DB 3162 AM, kendis Isuzu Panther, sedangkan DB 2588 AM milik PKK diminta kansil kepada Biro Umum agar dapat mengganti ban kendis tersebut.
“Ganti depe ban, muat ibu-ibu yang banyak aktivitas keluar kong bagini?”, ujar Kansil penuh tanya.
Selain kendis roda empat, dilakukan juga pemerikasan kendis roda dua sebanyak 3O unit milik Biro Umum dan BKD Sulut.
Kansil menjeleskan hal ini merupakan tindak lanjut dari dari sidak yang lalu, menurutnya keselamatan itu penting.
“Pemeliharaan kendis harus diperhatikan dari si pemakai, kita harus beri contoh yang baik, kendis ini harusnya dijaga sebagai milik sendiri, setiap hari harus di cuci,” tegasnya. (jrp)

Oh karu eh…..Wagub pe kerja kurang rupa hansip da ba priksa kendaraan dinas bersih ato nyandak….. hahahahaha….. Koq mau yah?