
Pineleng – Usai ditahbiskan Diakon pada Sabtu (1/7/2017) kemarin di Biara Skolastikat Hati Kudus Pineleng, Frater Carol Sompotan MSC langsung mendapat tugas untuk menjalani tahun pastoral di negeri Sakura Jepang. Hal itu turut dibenarkan sang kakak Armstrong Sompotan kepada BeritaManado.com, Minggu (2/7/2017).
Menurut Armstrong, pihak keluarga sangat merasa bersyukur atas rahmat tahbisan tersebut. Itu artinya tinggal selangkah lagi, salah satu putera Kakaskasen itu akan menjadi seorang imam dari Tarekat Hati Kudus Yesus (MSC). Namun demikian dukungan doa dari seluruh umat dan keluarga masih sangat dibutuhkan.
“Apa dayanya sebuah harapan jika tidak didukung dengan doa. Saya yakin dengan pertolongan Tuhan dan Bunda Maria, serta seluruh umat Paroki St Fransiskus Xaverius Kakaskasen dan keluarga, adik kami ini akan berhasil menjalani tugasnya di Jepang dan segera kembali untuk tahbisan imam,” harapnya.
Ditambahkannya, untuk rencana keberangkatan ke Jepang dalam waktu dekat ini setelah melakukan segala persiapan yang dibutuhkan. Untuk tahbisan imam jika tidak ada halangan akan diterima tahun 2018 mendatang oleh Uskup Manado yang baru Mgr Benedictus Estephanus Rolly Untu MSC.
Semetnara itu, Diakon Fr Carol Sompotan MSC mengatakan bahwa apa yang dialaminya ini bukanlah sesuatu yang akan segera berakhir untuk sebuah cita-cita. Menurutnya itu hanya akhir sebuah tahapan sebelum memulai tahapan yang baru.
“Mohon doanya dari siapa saja yang mengenal saya dimanapun berada, jauh maupun dekat. Semoga cita-cita mulia ini dapat berjalan dengan lancar. Buat rekan-rekan seangkatan yang dahulu sama-sama belajar dan kini sudah memilih jalan panggilan yang lain, saya juga mengharapkan dukungan doanya,” tuturnya. (frangkiwullur)
