Amurang – Kurang lebih 100 lebih rumah warga yang berdomisili di pesisir pantai Desa Ongkaw lll Kecamatan Sinonsayang Kabupaten Minahasa Selatan (Minsel, red), dilaporkan terancam terkena bpencana abrasi pantai.
Demikian dikatakan Kumtua Desa Ongkaw lll Mohamad Dumbela saat dihubungi wartawan media ini, Senin (28/09/2015) kemarin.
Memang harus diakui persoalan ini, sangat mengganggu masyarakat, apalagi saat ada angin barat.
“Waktu lalu saat ada angin barat, ombak tinggi menghantam ratusan rumah masyarakat. saat itu dorang kocar kacir lari menyelamatkan diri ke rumah keluarganya. Rumah yang mereka tinggalkan hancur, dan waktu itu tidak ada penggantian dari pemerintah,” kata Dumbela.
Ditanya apakah pernah mengirimkan proposal dari Desa Ongkaw lll ke Pemerintah Kabupaten Minsel, kata Dumbela tahun 2010 lalu, Proposal usulan proyek Pemecah Ombak sudah diberikan. Namun hingga kini belum ada respon dari Pemkab dalam hal ini Dinas Pekerjaan Umum.
“Kita sampe skarang belum tahu sampe dimana depe proses. torang jo ba tunggu sapa tahu Tahun 2016 so terealisasi,”kata Dia. Tambah dia tak hanya rumah penduduk yang terancam, namun SD Inpres Ongkaw lll. “Untuk itu saya selaku kepala Desa memohon kepada Pemerintah untuk memberikan respon, pungkasnya. (sanlylendongan)
