COVID19

Cerita Dandim 1309/Manado Takut Masuk Warung Gara-gara Masker

Cerita Dandim 1309/Manado Takut Masuk Warung Gara-gara Masker
Dandim 1309/Manado Letkol Inf YR Raja Sulung Purba SH saat menjawab pertanyaan beberapa pengunjung di Jarod Pasar 45 terkait penggunaan masker.

Manado, BeritaManado.com – Komandan Kodim 1309/Manado, Kolonel Inf YR Raja Sulung Purba ternyata punya cerita tentang warung dimasa pandemi Covid-19 ini.

Ia sempat mengungkapkan rasa takutnya untuk masuk berbelanja ke tempat berjualan masyarakat golongan menengah ke bawah.

Tapi ada apa dengan warung? Perwira menengah (Pamen) berpangkat tiga bunga ini kemudian menceritakan kembali alasan itu kepada beritamanado.com, Jumat 2 Oktober 2020.

Pada saat pencanangan Gerakan Sejuta Masker Polda Sulut, Selasa (29/9/2020) lalu, ia sedang bersama Wali Kota GS Vicky Lumentut dan unsur Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kota Manado mengikutinya secara virtual dari halaman Polresta Manado.

Unsur Forkopimda yang hadir adalah Kapolresta Manado Kombes Pol Elvianus Laoly, Kajari Manado Maryono, Ketua Pengadilan Negeri Manado Djamaludin Ismail. Kemudian Ketua KPU Manado, Jusuf Wowor dan Ketua Bawaslu Manado Marwan Kawinda.

Usai pencanangan dilanjutkan dengan melepas secara resmi Tim Satgas Pemburu Pelanggar Protokol Kesehatan Covid-19 bentukan Kapolresta Manado, Kombes Pol Elvianus Laoli oleh wali kota. Mereka lalu menuju Jalan Roda (Jarod) Pasar 45 untuk melakukan audiens dengan pengunjung.

“Nah, disini rasa takut saya, kenapa? Karena banyak pemilik warung terutama warung makan, pas saya masuk tadi tidak menggunakan masker,” cerita Dandim.

Ia pun kemudian mengungkapkannya kepada audiens saat diberikan kesempatan menyampaikan sosialisasi tentang penggunaan masker.

Menurutnya, di tengah pandemi Covid-19, warung sebagai komponen penggerak ekonomi mikro di tengah-tengah masyarakat ikut merasakan dampaknya.

Tapi jika tidak pemilik warung tidak mengikuti protokol kesehatan, pengunjung bakal enggan untuk berbelanja.

“Jadi bukan hanya disitu saja, tapi di semua tempat, apalagi tempat umum kita tetap menggunakan masker. Marijo Pake Masker,” terang Dandim.

Ia melanjutkan, di masa pandemi Covid-19 ini, penggunaan masker sangat efektif untuk langkah pencegahan penyebaran virus yang asal mulanya dari Wuhan, China ini.

“Efektifnya sampai 85 persen bisa mencegah virus corona,” ungkapnya.

Menggunakan masker menurut perwira menengah TNI AD berpangkat dua bunga ini adalah salah satu dari program 3M yang dianjurkan oleh pemerintah.

2M lainnya adalah Menjaga jarak aman, dan Mencuci tangan sesering mungkin.

“Kalau perlu saya tambahkan 1M lainnya adalah Menjauhi kerumunan orang, itu langkah terbaik agar tidak terjangkit virus corona,” pungkasnya.

(Penulis: Asrar Yusuf)

BeritaManado.com: Berita Terkini Kota Manado, Sulawesi Utara