Berita Utama

Catatan Markus Wauran: Three Main Points Basis Pintu Gerbang Pasifik

Manado, ibukota Propinsi Utara saja rasanya belum ada Hotel berbintang Lima.

Dalam rangka penataan pembangunan Likupang, maka Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Uno antara lain menyatakan bahwa Destinasi Pariwisata Super Prioritas Likupang Target Rampung Sebelum 2024.

Progres destinasi wisata super prioritas Likupang saat ini sangat baik.

Likupang akan terus dikembangkan dengan membuka hotel-hotel.

Termasuk daerah penunjang Likupang atau desa-desa yang berada di sekitar Likupang. Kita akan tingkatkan investasinya karena beberapa hotel akan dibuka di kawasan Likupang dan sekitarnya.
Pariwisata Likupang akan dikembangkan hingga ke desa-desa di sekitarnya.

Sehingga target penciptaan lapangan kerja baru bisa tercapai.

“Desa-desa wisata seperti Desa Warisa, Desa Pulisan dan lainnya juga berkembang, pengembangan akan terus dilakukan. Sehingga target penciptaan 1,1 juta lapangan kerja baru bisa kita capai,” ujar Sandiaga.

Untuk meyakinan berbagai pihak bahwa penetapan Likupang sebagai Destinasi Pariwisata Super Prioritas adalah sangat tepat, Wakil Gubernur Provinsi Sulawesi Utara Steven Kandouw mengungkapkan bahwa Likupang merupakan daerah pariwisata yang sangat lengkap.

Mulai dari wisata alam hingga budaya masyarakatnya.

“Memang kalau kita ke sana, rasa-rasanya Likupang ini daerah pariwisata yang amat sangat lengkap. Ada wisata above the water, under the water, di daratan juga ada. Begitu juga dengan kultural masyarakatnya. Intinya yang bisa saya sampaikan dari aspek keindahan alam, Likupang itu “one of the best in Indonesia,”

Tidak hanya itu, banyak flora dan fauna laut yang ada di Likupang tapi tak ditemukan di daerah lain.

“Begitu juga dengan pantai-pantainya dan pulau-pulaunya,” kata Steven Kandouw.

Dengan beberapa kutipan diatas, maka untuk menjadikan Likupang sebagai daerah Pariwisata tingkat dunia, maka banyak pekerjaan besar yang harus disiapkan dan dilaksanakan.

Berbagai pembangunan infra-struktur fisik dan jasa harus dibangun/ditingkatkan berupa jalan, jembatan, pelabuhan, hotel berbagai kelas, Rumah Sakit Modern, berbagai industri barang dan jasa, transportasi, dan lain-lain.

Dampak positif bagi masyarakat dengan berbagai program pembangunan ini akan terbuka luas.

Dari uraian tersebut diatas, maka ada beberapa harapan kedepan sebagai masukan bagi Pemerintah Provinsi maupun Kabupaten/Kota serta masyarakat luas untuk dapat dipertimbangkan diperhatian, sebagai berikut:

  1. Seluruh aspek pembangunan three main points tersebut, harus member nilai tambah secara luas dan merata bagi peningkatan kesejahteraan rakyat sekitarnya bahkan rakyat Sulawesi Utara pada umumnya;
  2. Rakyat setempat harus terlibat secara luas dan maksimal pada berbagai proyek pembangunan dalam berbagai strata pekerjaan;
  3. Tanah milik rakyat harus dicegah pemilikannya oleh pihak luar, sehingga mereka tetap merasa bangga dengan negerinya sendiri dan sebaliknya tidak merasa asing/orang asing ditanah tumpah darahnya sendiri;
  4. Sulawesi Utara terkenal dengan Kerukunan beragamanya dan telah menjadi salah satu ikon yang dikenal luas oleh berbagai daerah se Nusantara. Untuk lebih memasyarakatkan Ikon ini, maka sebaiknya ditempat-tempat strategis masuk keluarnya pendatang di-Sulawesi Utara, dibangun Rumah Ibadah Mini dari semua agama yang ada di-Sulawesi Utara, agar ikon ini lebih mendunia, mengingat makin banyaknya pendatang dari mancanegara berkunjung ke Sulawesi Utara;
  1. Rumah Sakit di Sulawesi Utara perlu ada dokter ahli yang berkualitas internasional untuk penyakit tertentu yang menjadi rujukan pengobatan penyakit tertentu, secara nasional maupun dari negara-negara tetangga, karena kemampuan dan keberhasilannya menangani penyakit-penyakit tertentu tersebut, misalnya penyakit Mata, THT, Jantung, Kanker, Stroke, dan lain-lain.

Pasti ada juga masukan-masukan berharga lainnya yang sangat berarti untuk menunjang pembangunan Sulawesi Utara sebagai Pintu Gerbang Pasifik.

Disadari bersama bahwa untuk menjadikan Sulawesi Utara sebagai Pintu Gerbang Pasifik yang riel, maju secara berkesinambungan, maka tanggung-jawabnya bukan hanya terletak pada Pemerintah Pusat maupun Pemerintah Daerah Propinsi/Kabupaten/Kota/Kecamatan/Desa/Kelurahan, tapi juga masyarakat luas termasuk masyarakat Diaspora Sulawesi Utara, baik yang bermukim di Indonesia maupun di-berbagai belahan bumi lainnya.

BeritaManado.com: Berita Terkini Kota Manado, Sulawesi Utara