
Manado – Program Car Free Day yang dicanangkan oleh Pemerintah Kota Manado bersama Pemerintah Provinsi Sulut dan Polda Sulut ini mendapatkan apresiasi luar biasa dari warga Manado.
Maria Kaparang (27) salah seorang warga yang sering jalan pagi dikawasan ini menjelaskan bahwa dirinya sangat apresiasi atas adanya program ini karena dapat memberikan kesempatan kepada masyarakat unutk menikmati suasana santai tanpa perlu takut polusi dan kendaraan yang lalu lalang.
“Oh ini sangat bagus pak, soalnya setiap sabtu kita bisa olahraga dan jalan-jalan disini tanpa harus takut untuk polusi dan kendaraan bermotor,” terangnya kepada Beritamanado.com
Dari pantauan Beritamanado.com aparat kepolisian melakukan penjagaan disepanjang jalan penghubung antara Jl. Piere Tendean dan Jl. Sam Ratulangi guna mencegah kendaraan bermotor memasuki kawasan Car Free Day disepanjang Jl. Piere Tendean. Program ini berlangsung setiap hari sabtu jam 06.00 sampai 09.00 Wita. (tr-01)
Baca juga:
Untuk diketahui pelaksanaan Car Free Day (CFD) atau Hari Bebas Kendaraan bermotor (HBKB) dilakukan berdasarkan Surat Edaran Walikota Manado Nomor: 044/Li.06/20/2013 tanggal 9 Januari 2013. Perihal edaran tentang HBKB yang ditujukan kepada para Asisten dan para pimpinan SKPD agar tidak membawa atau mengendarai kendaraan bermotor roda 2 (dua) dan roda 4 (empat) baik kendaraan Dinas maupun milik pribadi saat masuk kantor pada setiap hari Jumat.
- Sendoh Tegaskan Program CFD Perlu Dimaksimalkan
- Car Free Day, Program Sesaat
- Car Free Day, Kawasan Strategis Jadi Perhatian
- DPRD Manado Galakan Masyarakat Dalam Car Free Day
- Car Free Day Dinilai Menjadi Polemik Baru Bagi PNS
