Minsel

Paruntu: Terparah Sejak Minsel Menjadi Daerah Otonom

Amurang – Bupati Christiany Eugenia Paruntu SE mengatakan, bencana alam yang terjadi di Kabupaten Minahasa Selatan (Minsel) pada Selasa (14/01) hingga Kamis (16/01), menjadi bencana alam terparah sejak Minsel menjadi daerah otonom.

Terbukti, peristiwa ini telah merusak berbagai fasilitas umum dan pemukiman warga masyarakat di kabupaten berdikari cepat ini. Demikian dikatakan bupati disela-sela melakukan kunjungan ke lokasi-lokasi bencana akhir pekan kemarin.

“Saya bersama dengan SKPD terkait telah melakukan pemantauan langsung, dan hasilnya sangat parah. Longsor, banjir, gelombang air pasang dan angin putting beliung telah merusak berbagai fasilitas umum berupa jalan, jembatan termasuk memporak-porandakan sebanyak 982 rumah penduduk yang tersebar di 17 kecamatan se-Minsel,” papar Tetty.

Lanjut Ia menegaskan, bencana Minsel ini sendiri adalah terparah sejak Minsel menjadi daerah otonom 11 tahun yang lalu. Meski demikian, Tetty berpesan agar masyarakat tetap waspada, sambil selalu bersandar pada hikmat Yang Maha Kuasa dalam menghadapi musibah ini.

“Saya minta juga seluruh aparat pemerintah desa/kelurahan, kecamatan bahkan SKPD wajib siaga serta memberikan pelayanan prima kepada masyarakat mulai dari pengobatan, ketersediaan sembako, air bersih serta berbagai kebutuhan warga selama berada di tempat pengungsian,” pesan bupati.

BeritaManado.com: Berita Terkini Kota Manado, Sulawesi Utara