
Hari ini berita dari Sulut dan nasional datang bertubi-tubi. Ribuan sopir dump truck Sulawesi Utara bersiap turun ke jalan menuntut penyelesaian kelangkaan solar subsidi, sementara video legislator Bitung berjoget di Bali tersebar luas dan menuai kemarahan publik. Di level nasional, mantan Gubernur Lampung Arinal Djunaidi resmi diborgol setelah ditetapkan tersangka korupsi Rp271 miliar, dan tragedi tabrakan kereta di Bekasi menyisakan duka mendalam bagi keluarga besar Kompas TV. Berikut rangkuman tujuh berita pilihan hari ini.
1. Ribuan Sopir Dump Truck Sulut Siap Demo Kelangkaan Solar di May Day
Ribuan sopir dump truck yang tergabung dalam Aliansi Dump Truck Sulawesi Utara menyatakan siap turun ke jalan pada 1 Mei 2026. Aksi dipusatkan di Taman Kesatuan Bangsa (TKB), Manado, sebagai bentuk protes keras atas kelangkaan solar subsidi yang makin parah di sejumlah SPBU Sulut.
Ketua Aliansi, William Luntungan, menyebut pola habisnya solar dalam hitungan jam sejak SPBU dibuka sebagai kejanggalan serius. “Baru beberapa jam dibuka, solar sudah habis. Ini pola yang berulang,” tegasnya. Harga solar industri non-subsidi kini sudah menembus di atas Rp30.000 per liter, naik tajam dari kisaran Rp20.000-an awal tahun — kondisi yang dinilai makin memperbesar celah bagi praktik mafia solar.
–> Baca selengkapnya: Ribuan Sopir Dump Truck Sulut Bersiap Lawan Kelangkaan Solar di May Day 2026
2. Taksi Gelap Kian Marak, Sopir Mikrolet Tahuna Keluhkan Pendapatan Anjlok
Maraknya layanan taksi gelap mulai menggerus nafkah sopir angkutan umum resmi di Tahuna, Kepulauan Sangihe. Salah satu sopir mikrolet, Enda, mengaku jumlah penumpang kini jauh berkurang karena warga lebih memilih layanan antar jemput yang dianggap lebih cepat dan praktis. “Sekarang penumpang sudah menurun. Kadang satu kali jalan tidak penuh seperti dulu,” ujarnya.
Enda menggambarkan dampak nyata: biaya operasional dan setoran harian kepada bos tetap wajib dibayar, sementara pendapatan terus merosot. Ia berharap pemerintah segera menata ulang transportasi dan mengawasi angkutan tak berizin sebelum mikrolet di Tahuna benar-benar terpinggirkan.
–> Baca selengkapnya: Taksi Gelap Kian Diminati, Sopir Mikrolet di Tahuna Keluhkan Penumpang Menurun
3. Denny Mangala Bantah Isu Chat Intim, Ancam Proses Hukum Penyebar
Asisten Pemprov Sulut sekaligus Plh Sekprov Sulut, Denny Mangala, angkat bicara merespons unggahan media sosial yang mengklaim adanya percakapan intim antara dirinya dan Kepala Dinas Pendidikan Sulut, Femmy Suluh. Mangala menegaskan informasi itu adalah hoaks dan siap membuktikannya secara hukum.
Yang menarik, postingan viral tersebut ternyata tidak disertai tangkapan layar percakapan sebagaimana diklaim, sehingga sejumlah netizen pun mempertanyakan validitasnya. “Postingan ini sudah merugikan nama baik saya dan juga Kadis Pendidikan. Ini jelas hoaks, dan kami akan memproses secara hukum pihak yang menyebarkan fitnah ini,” tegas Mangala.
4. Viral: Legislator Bitung Joget di Bali, Badan Kehormatan Didesak Bertindak
Video sejumlah oknum anggota DPRD Kota Bitung berinisial RO, CM, dan DS berjoget dan menikmati wahana ATV Quadbike di Ubud, Bali, beredar luas di media sosial dan langsung menuai sorotan tajam. Perjalanan itu diduga berkaitan dengan kegiatan Panitia Khusus LKPJ, di tengah instruksi efisiensi anggaran yang sedang digaungkan pemerintah pusat.
Aktivis Kota Bitung, Sanny Kakuhe, mendesak Badan Kehormatan DPRD segera bertindak dan meminta klarifikasi soal sumber pembiayaan perjalanan tersebut. Ketua DPRD Bitung, Vivi Ganap, yang dikonfirmasi pada Selasa (28/4/2026), belum memberikan tanggapan rinci dan hanya berkata singkat, “Nanti jo atau datang di kantor jo neh.”
5. Datang Naik Alphard, Arinal Djunaidi Pulang Diborgol Korupsi Rp271 Miliar
Mantan Gubernur Lampung Arinal Djunaidi resmi ditetapkan tersangka kasus korupsi pengelolaan dana Participating Interest (PI) 10 persen Wilayah Kerja Offshore South East Sumatera senilai Rp271 miliar, Selasa (28/4/2026). Ia langsung ditahan usai menjalani pemeriksaan hampir 20 jam di Gedung Pidana Khusus Kejaksaan Tinggi Lampung.
Kontrasnya mencolok: pagi hari Arinal tiba dengan Toyota Alphard, namun malam harinya ia keluar mengenakan rompi tahanan merah muda dengan tangan terborgol, tanpa sepatah kata pun kepada awak media. Arinal menjadi tersangka keempat dalam perkara ini, sementara penyidik telah menyita aset atas namanya senilai Rp38,5 miliar.
6. Nur Ainia, 11 Tahun Mengabdi di Kompas TV, Gugur dalam Tragedi Kereta Bekasi
Nur Ainia Eka Rahmadyna, staf production support Kompas TV selama 11 tahun, menjadi salah satu korban jiwa dalam tabrakan KA Argo Bromo Anggrek dan KRL di Stasiun Bekasi Timur, Senin (27/4/2026) malam. Ia meninggalkan kantor pukul 19.31 WIB menuju rumahnya di Tambun, Bekasi — namun tak pernah sampai.
Pemimpin Redaksi Kompas TV, Yogi Arief Nugroho, mengisahkan malam yang menegangkan: adik Nur Ainia, Ian, yang biasa menjemput di stasiun, langsung cemas saat mendengar kabar kecelakaan. Tim crisis center Kompas TV bergerak hingga pukul 01.00 dini hari, dan kepastian nasib Nur Ainia baru diperoleh Selasa siang pukul 14.00 WIB melalui identifikasi resmi.
