Berita Utama

Banyak Aksi Kriminalitas di Manado, Pemerintah Kota Gagal Memberikan Jaminan Keamanan

Mobil banyak

Perkembangan Kota Manado menimbulkan permasalahan kriminalitas semakin meningkat

Manado – Berbagai kasus kriminalitas terutama yang berakibat korban jiwa membuktikan Kota Manado tidak nyaman lagi.

Menurut pemerhati kota Dino Sekoh pemerintah kota paling bertanggungjawab atas berbagai aksi kriminalitas. Pemerintah tidak berhasil menjamin keamanan dan kenyamanan masyarakat.

“Tugas utama pemerintah kan menjamin keamanan dan kenyamanan daerah. Berbagai aksi kriminalitas belakangan ini bukti pemerintah kota gagal memberikan jaminan itu”, tukas Dino kepada beritamanado.com, Jumat (31/7/2015).

Pemerintah melalui instansi terkait lanjut tokoh pemuda GMIM ini perlu meningkatkan sinergitas pelayanan kepada masyarakat.

“Misalnya Lurah dan Pala harus memiliki kepekaan, intensif memberikan penyuluhan. Juga kondisi lingkungan tidak kondusif banyak lampu jalan tidak menyala yang dapat merangsang orang melakukan kejahatan”, tukas Dino.

Diketahui, aksi kejahatan yang cukup menghebohkan beberapa hari lalu terjadi di Jalan Kembang Manado.

Seorang mahasiswi Unsrat dibunuh oleh seorang pemuda yang masih duduk di bangku SMA. Motifnya ingin memperkosa tapi korban terbangun yang berakibat penganiayaan kepada korban hingga meninggal dunia. (jerrypalohoon)

6 tanggapan untuk “Banyak Aksi Kriminalitas di Manado, Pemerintah Kota Gagal Memberikan Jaminan Keamanan”

  1. Kalo jadi pengamat jangan cuma menuduh. pendapatnya tidak berkualitas.ini tanggung jawab kita bersama. yang paling penting polisi hrs aktif berantas penjualan miras di warung2.

  2. Kalau nda mengerti masalah kemasyarakatan jgn berkomentar.. beking malo jo.. tanggung jawab keamanan Polisi, masyarakat dan pemerintah..

  3. Bagus skali kwa ini pe pengamat pe kesimpulan yang menyatakan pemerintah kota yang paling bertanggung jawab terkait masalah keamanan kota. Perlu belajar lagi yah kl ba komentar. Keamanan suatu wilayah adalah tanggung jawab bersama dari aparat keamanan TNI-POLRI, Pemerintah Kota/Kab dan Pemerintah Provinsi (di dalamnya termasuk sistem yang dibangun i.e. Pendidikan), tokoh masyarakat, pemuka agama, ormas, swasta, dan yang tidak kalah penting adalah KELUARGA. Nilai-nilai fundamental pembentuk karakter dan jati diri tumbuh dan berkembang dalam keluarga. Karena itu penguatan SDM yang berkarakter harus dimulai dari keluarga, sehingga nantinya dapat menjadi salah satu pilar yang menunjang kondusifitas wilayah. Kegagalan dalam hal keamanan adalah juga kegagalan bersama sehingga semua pihak terkait harus introspeksi dalam rangka meningkatkan perannya masing-masing dalam sinergitas yang lebih kuat. (KPK dalam mengatasi korupsi juga menerapkan hal ini dengan menanamkan semangat anti korupsi dimulai dari keluarga).

  4. ini semua tanggung jawab kita bersama. ada masyarakat, pemerintah desa dan polisi. masakan cuma pemerintah yang disalahkan.maju terus pak Vicky Lumentut.

BeritaManado.com: Berita Terkini Kota Manado, Sulawesi Utara