Politik dan Pemerintahan

Banjir Dan Longsor Jadi “Santapan” Kota Manado Setiap Awal Tahun

Jalan depan Masjid Kelurahan Banjer terputus akibat banjir

Manado – Puluhan rumah dan tanah longsor kembali terjadi disebagian wilayah di Kota Manado.

Dari pantauan BeritaManado.com tercatat puluhan rumah kembali terendam air karena hujan yang terjadi terus menerus selama tiga hari terakhir.

Padahal masih membekas awal tahun 2014 sempat terjadi banjir hebat yang menghanyutkan dan merendam puluhan rumah di Ibu Kota Sulawesi Utara (Sulut).

Bencana tanah longnsor di Kelurahan Kombos Timur, Kelurahan Taas dan bencana Banjir di Kelurahan Taas, Ternate Tanjung Kecamatan Singkil adalah beberapa tempat di Kota Manado yang tertimpa bencana.

Lurah Kombos Timur Deyske Kalengkongan mengatakan, akibat hujan deras yang melanda kelurahannya selama tiga hari berturut-turut, mengakibatkan 13 rumah warga yang tersebar di empat lingkungan yaitu lingkungan II dua rumah, lingkungan IV satu rumah, lingkungan V sembilan rumah dan lingkungan VI kampung nanas dua rumah mengalami rusak parah.

Sementara itu di Kelurahan Taas, akses jalan selama sehari sempat terputus karena banjir yang merusak jalan dan jembatan di Lingkungan I.

Akses jalan di lingkungan V sempat terputus karena jalan yang menghubungkan Kelurahan Taas dengan jalan Pumorouw tertutup material tanah. (rizath polii)

BeritaManado.com: Berita Terkini Kota Manado, Sulawesi Utara