
MANADO – Aksi demonstrasi yang digelar sejumlah mahasiswa STAIN hari ini berlangsung heboh. Galib Borahima, salah seorang demonstran melukai tubuhnya untuk menunjukkan keseriusan tuntutan mereka. Tetesan darah dituliskan di kertas sesuai tuntutan mahasiswa.
A.H Indrawan selaku koordinator aksi kepada beritamanado, Kamis (24/03) sore tadi, menyampaikan bahwa rekannya masih menjalani perawatan intensif karena banyak kehilangan darah. Dirinya mengapresiasi keberanian rekannya, sebab menurutnya tindakan tersebut diluar rencana.
“Aksi yang telah berlangsung selama dua minggu ini, belum juga menggerakkan hati pihak pimpinan STAIN, malah dari Purek 1 mengeluarkan ancaman terhadap 14 mahasiswa untuk dikeluarkan dari peserta KKN,” tukas Indrawan.
Dirinya menambahkan bahwa aksi akan terus digelar hingga tuntutan mahasiswa terpenuhi. (mois)
