
Manado – Pada pemberitaan sebelumnya, ada dana Rp 1 miliar yang merupakan dana hibah Pemprov Sulut melalui Biro Kesejahteraan Masyarakat (Kesra) untuk DPD KNPI Sulut. Ironisnya MoU belum ditanda tangani antara Ketua DPD KNPI Sulut, Jackson Kumaat (Jacko) dengan Biro Kesra, sudah terserap sebesar Rp 300 Juta untuk 5 kegiatan, hal ini membuat Jacko terkejut.
“Dalam rapat pleno kemarin, Jacko terkejut karena ada 5 kegiatan KNPI Sulut serap dana ratusan juta tapi tak mampu dipertanggung jawabkan 6 oknum pengurus KNPI Sulut. Kegiatan itu berbentuk satu kali kegiatan seminar, tiga kali kegiatan perjalanan dinas dalam daerah terkait pelaksanaan Musda KNPI kabupaten/kota, ironisnya ada satu kali kegiatan perjalanan dinas keluar daerah dananya cair tapi tidak berangkat,” ujar sumber terpercaya di KNPI Sulut.
Disisi lain, Jacko membenarkan hal tersebut.
“Saya sudah melakukan evaluasi, dan sudah ada pencabutan mandat, yang jelas setiap kegiatan tersebut pertanggung jawaban keuangannya akan dilakukan, kedepannya akan kami tata lebih baik,” ujar Jacko. (oke)

so nyanda heran, samua yang ada cuman penjilat…
jacko kalo nya mampu pimpin KNPI mundur jo, skrg mo lia ngna p pidato disaat pelantikan, kalo ngana nyanda mo pake Dana bantuan Pemerintah..
tong kosong bunyinnya katu ngana…
kalo ngana nya mapo ungkap ini penyalahgunaan dana tersebut, kalo perlu KPK turun tangan priksa kong tangka pa dorang..
Ya korupsi di KNPI, Apa sie KNPI?, Korupsi Nepotisme Pemuda Indonesia. banyak penjilat di dalam KNPI, banyak Koruptor di KNPI, banyak Muka mesum di KNPI, jadi bubarkan saja. heheheheeeee
Wah…periksa….uang rakyat kog seenaknya oknum pemuda tak bertanggung jawab pake….Jacko musti tanggung jawab…jangan pura2..Kalau tidak OKP kami akan tarik dukungan buat KNPI Sulut dan akan rekom untuk semua yang terlibat diperiksa….
Sebagai senior kami sedih melihat sifat korup adik-adik knpi, orang-orangbya sudah kami ketahui kuat cari muka kong so dari dulu dorang pe tampa mancari