Tambayong yang saat itu mengenakan stelan rok batik dipadukan dengan blus merah, mengatakan kami akan terus berinovasi mengembangkan fitur yang ada.
“Kami akan terus berinovasi, akan kami kembangkan fitur-fitur unggulan, untuk Manado Cerdas,” pungkas Tambayong, mengakhiri percakapan.
Diklaim Lebih Pintar dari Google Map
Sebelumnya diberitakan oleh Olfie Johana Mangindaan, ST, M.Si, Kabid Perencanaan Infrastruktur dan Pengembangan Wilayah, Bapelitbang Manado, menjelaskan fungsi aplikasi Panada adalah untuk mempermudah masyarakat mencari informasi serta pengumpulan dan perubahan data berbasis peta.
“Panada mempermudah masyarakat untuk mencari informasi dan pengumpulan serta perubahan data. Semua yang menyangkut penduduk, bangunan, perizinan, pajak, retribusi. Pokoknya semua bisa dilihat dalam aplikasi ini,” kata Olfie Mangindaan.
Dijelaskan Olfie, masyarakat dapat mengetahui lokasi-lokasi yang mereka butuhkan, bahkan lokasi seperti penempatan CCTV, jembatan, bangunan semua dapat dicari melaui alikasi Panada.
“Aplikasi ini lebih pintar dari Google maps, karena dengan Panada kita bisa tahu posisi gereja, mesjid, indomaret, rumah sakit, puskesmas, sekolah bahkan rumah penduduk dengan data IMB, Fiskal serta bentuk dan ukuran rumah tersebut,” ujar Olfie.
Olfie juga menambahkan kecanggihan aplikasi Panada dapat mengetahui status bahaya banjir saat hujan.
Selain itu dikatakan Olfie Mangindaan, aplikasi ini bukan hanya memberikan informasi tapi juga dapat menganalisis bagaimana keadaan bahkan sampai beberapa tahun kedepan.
“Sangat diharapkan masyarakat Manado dapat memanfaatkan website panada.manadokota.go.id agar dapat mendapatkan informasi seperti bahaya banjir bila musim hujan,” tandas Olfie.
(bennymanoppo)
Baca juga:
