Berita Utama

Waspadai Masuknya Aliran Dana Miliaran Rupiah di Talaud

Ilustrasi. (foto: istimewa)
Ilustrasi. (foto: istimewa)

Manado – Pilkada Kabupaten Kepulauan Talaud semakin dekat. Pengamat yang konsultan politik Sudirno Kaghoo berpendapat, masyarakat dan semua pihak yang terlibat untuk mewaspadai berbagai hal, termasuk distribusi aliran dana puluhan miliar rupiah.

“Yang harus diwaspadai, salah satunya, adalah masuknya aliran dana dalam jumlah besar, puluhan miliar rupiah, melalui pelabuhan atau bandara,” ujar Dirno, sapaan akrab pria berdarah Siau ini saat ditanyai beritamanado, Kamis (3/10) pagi. Hal itu diungkapkan berdasarkan pengalamannya menangani sejumlah Pilkada pada beberapa daerah di Sulut.

Dirno memperkirakan, distribusi dana tersebut bisa masuk pada H min 7 pelaksanaan Pilkada Talaud. “Yang disasar untuk pendistribusian dana biasanya adalah kepentingan gereja dan umat,” terang akademisi STISIP Merdeka Manado ini.

Selain masalah dana rakasasa, para calon juga perlu mewaspadai geliat penyelenggara atau para wasit pertandingan. “Jangan sampai muncul kelonggaran-kelonggaran yang diberikan KPUD atau Panwaslu terhadap calon incumbent,” cetus Dirno.

Menjelang hari-H, patut diwaspadai pula penetrasi stimulan akhir berupa praktik money politics. “Biasanya dilakukan H min 3, sasarannya individu dan keluarga,” tandasnya. (Ady Putong)

6 tanggapan untuk “Waspadai Masuknya Aliran Dana Miliaran Rupiah di Talaud”

  1. gw bantu lw ya on petarung…

    pernyataan petarung :

    “Einstein mengatakan bahwa sekalipun Toni Supit menggunakan uang kotor atau money politik…Salera tidak akan kalah”

    itu…adalah pernyataan yang penuh Pede dari einstein…yang sangat yakin bahwa sekalipun disogok oleh Toni Supit…warga Sitaro tetap akan memilih Salera…

    dan kata petarung :

    “Kenyataannya…kau salah kan einstein…!!!
    ternyata setelah ko Toni Supit menggunakan uang untuk menyogok warga Sitaro…ternyata mereka mengikuti kehendak sang majikan…untuk memilihnya dalam pilkada…”

    hahahahahaha…

    dasar bloon bin bego… hahahahaha…

    dan terpaksa einstein harus mengakui…

    “baiklah petarung…kau benar…ternyata setelah disogok…warga Sitaro lebih memilih Toni Supit dibandingkan Sitaro Tutune (Tuturuga kata petarung dan T-Man)”

    hahahahahahahahahahahaha……

  2. eeee ada orang gila yg nda bae2 muncul….itu ngana pe urusan yg mo cari..yang pasti SALERA SUDAH KALAH dan itu PASTI TIDAK BISA DI GANGGU GUGAT..

  3. eeeee…ada orang hutan…

    oon petarung…gini ya…tolong lw posting lagi…tanggal berapa dan di threat mana yang ada statemen einstein bahwa :

    Biar Toni Supit Pakai Uang Orang Tetap Pilih Salera…

    dan pernyataan itu Salah…!!!

    harap lw angkat lagi threat beritanya…

    PR ya buat orang hutan…

  4. einstein sekali lagi Tutune so jadi tuturuga alias so kalah…..buktikan kalo ada politik uang…..mana????mana????ngana kan bilang biar tonsu mo berbage doi,org2 akan tetap pilih salera….knp serta SALERA KALAH TELAK doi yg disalahkan?????ada apa??????coba jelaskan!!!!!!

  5. tinggal tersisa Kabupaten Talaud…
    kita akan lihat apakah karakter, jiwa dan pribadi masyarakat Talaud juga sama dengan sangihe dan sitaro…

    einstein akan membombardir yahooo dan website KPK tentang Arisan Bupati biar arisan itu disusupi intel KPK dan bungkus sekaligus semuanya…

    ntar lihat saja ada 2 cines sitaro yang menganggap politik uang itu hal yang biasa saja dan wajar…

BeritaManado.com: Berita Terkini Kota Manado, Sulawesi Utara