“Jadi data kita diintercept diambil supaya si tersangka ini bisa menerima aliran dana dari pinjaman online,” katanya.
Ade Ary mengaku bahwa kekinian masih dilakukan pemeriksaan terhadap para korban.
“Jadi korbannya ada 26 ya, 13 orang sudah dilakukan pemeriksaan,” imbuh dia.
(jenlywenur)
