Hingga berita dipublikasikan, Sanil Marentek yang dihubungi via telepon dan pesan melalui aplikasi WhatsApp, belum merespon.
Berdasarkan data dari laman web covid19.manadokota.go.id per Rabu (1/7/2020) pukul 20.00 WITA, tercatat sudah ada 728 kasus positif COVID-19 di Kota Manado.
Sampai saat ini pun, ada 574 orang dirawat, 97 kasus dinyatakan sembuh dan 57 orang meninggal dunia.
Pemerintah terus mengacu pada 14 indikator kesehatan dalam menentukan kategori suatu wilayah
Sebelumnya, Juru Bicara Gugus Tugas Provinsi Sulut, dr Steaven Dandel MPH menuturkan pemerintah terus mengacu pada indikator-indikator kesehatan masyarakat (14 indikator kesehatan) dengan menggunakan skoring dan pembobotan dalam menentukan kategori suatu wilayah berdasarkan skoring dan pembobotan.
“Semua kabupaten/kota bisa mengetahui statusnya dari indikator ini, jadi silakan dihitung sendiri. Data juga bersifat dinamis karena perubahan kondisi di lapangan setiap hari,” terang Dandel.
Dijelaskan, dari 14 indikator tersebut, 10 diantaranya kajian epidemiologi seperti data penurunan kasus positif pada minggu terakhir, penurunan jumlah ODP dan PDP, penurunan angka kematian dan sebagainya.
“Selanjutnya ada indikator surveilans kesehatan masyarakat yang menitikberatkan pada jumlah pemeriksaan sampel diagnosis meningkat selama dua minggu terakhir dan positivity rate rendah atau target kurang dari 5% sampel positif dari seluruh orang diperiksa,” jelasnya.
Terakhir tambah Dandel, adalah indikator kesehatan.
Perhitungan ini melihat jumlah tempat tidur di ruang isolasi RS Rujukan dengan kemampuan menampung 20% jumlah pasien positif COVID-19.
Berikutnya, kemampuan tempat tidur di RS Rujukan untuk menampung 20% jumlah ODP, PDP, dan pasien positif COVID-19 yang dirawat di RS.
(Alfrits Semen)
