Siau – Rob, atau banjir yang diakibatkan genangan air pasang, terjadi di Kampung Tapile Lendongan (Kelurahan) IV Kecamatan Siau Timur Selatan (Sitimsel), Kabupaten Sitaro.
Rob itu membentuk genangan raksasa yang memenuhi lapangan olahraga pada kampung yang berada di Pulau Kuluhe, sekitar 30 menit perjalanan laut dari Ulu Siau.
“Kami khawatir genangan air ini akan membuat warga Tapile sakit soalnya jadi tempat jentik nyamuk, selain itu lapangan yang tergenang dulunya sering kami gunakan kalau ada kegiatan gereja,” sebut Andi Manansang, tokoh masyarakat Tapile dan Wemprit Rompa, warga setempat, baru-baru.
Warga setempat kecewa berat dengan hal itu, mengingat kurangnya perhatian Pemkab Sitaro untuk mengatasi rob. Andi menyebut, masalah lingkungan di kampungnya sudah beberapa kali diutarakan dalam Musrembang tingkat kecamatan, termasuk pembangunan beberapa fasilitas sosial lain di wilayah desa tersebut.
“Dalam musrembang kecamatan kami minta pembuatan saluran untuk menanggulangi rob, pembangunan tiga tanggul saluran kering serta tanggul pemecah ombak pada dua lokasi, tapi yang baru dibuat adalah 1 tanggul saluran kering,” tandas Andi.
“Sebenarnya kami sangat kecewa dengan pemerintah Sitaro karena belum memerhatikan nasib kami di kampung Tapile, kapan fasilitas yang kami butuhkan bisa dibangun,” sergah Wemprit. (alf)

Dimana ngana Petarung…..?,itu kenyataan dilapangan….!