Kota Manado

Warga Sebut Kaban BPBD Manado Lakukan ‘Pembohongan’

Manado – Tudingan keras disampaikan warga kelurahan Sario Utara dan Sario yang mendatangani kantor DPRD Kota Manado terhadap kinerja Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Manado dalam rangka mempertanyakan dana bantuan bencana Sewa Hunian Sementara (Suntara) sebesar Rp 3.600.000 yang masih belum diterima masyarakat korban bencana 15 Januari 2014 lalu.

Deasy Mamesah warga Kelurahan Sariu Utara menegaskan bahwa, Kepala BPBD Maximilian Tatahede telah melakukan pembohongan terhadap warga terkait anggaran bantuan bencana yang telah dikembalikan ke pemerintah pusat.

“Pada bulan Agustus lalu kami datang di kantor ini (DPRD Manado) untuk mempertanyakan anggaran bantuan. Dan menurut penjelasan Kaban kalau anggaran sisa bantuan bencana sebesar 500 juta telah dikembalikan ke pemerintah pusat. Tapi informasi yang ada, minggu lalu ada pencairan bantuan kepada masyarakat Pall Empat. Berarti Kaban sudah berbohong,” tegas Mamesah.

Sementara itu, Tatahede didepan warga menjelaskan, dana sisa 500 juta pada waktu lalu akan dikembalikan. Tetapi, setelah dioordinasikan ke BNPB Pusat, pihaknya diminta untuk menyalurkan sisa bantuan kepada masyarakat.

“Kali lalu waktu akan penyaluran bantuan, ada sejumlah Lurah yang menyatakan bahwa ada sejumlah warga yang tidak layak menerima bantuan. Berdasarkan laporan Lurah itulah ada sisa dana bantuan. Kami langsung merencanakan untuk mengembalikan dana tersebut. Tapi setelah mendapat petunjuk BNPB, kami harus menyalurkan anggaran itu,” kata Tatahede.

Lebih lanjut dijelaskannya, data warga penerima bantuan Suntara yang menjadi tanggungjawab pemerintah pusat hanya sebanyak 1511 warga, berdasarkan data yang diperoleh langsung oleh BNPB dan sisanya 9 ribuan warga korban tidak menerima bantuan Suntara tersebut.

“Kami hanya menjalankan mekanisme yang seharusnya. Kami juga tidak mau tejerat kasus hukum dalam penyalurannya. Masalahnya, kami hanya menyalurkan bantuan sesuai data BNPB. Saya jelaskan kembali, ketika uang hendak dikembalikan ke pusat, mereka tidak mau menerima kembali karena sudah dikeluarkan. Makanya kami langsung menyalurkan dana sisa kembali,” terangnya. (leriandokambey)

BeritaManado.com: Berita Terkini Kota Manado, Sulawesi Utara