Kota Bitung

Etika Dipertanyakan! ASN dan PPPK Duduk Saat Sambutan Menteri Dibacakan Wakil Wali Kota Randito Maringka

Pemerhati Kota Bitung, Sanny Kakauhe Angkat Bicara: ASN dan PPPK Duduk Saat Sambutan Menteri, Cerminan Lunturnya Etika Birokrasi.

Peliput: Syarif Umar l Bitung

Pelaksanaan Upacara Korpri yang dirangkaikan dengan Peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia Tahun 2026 di Lapangan Kantor Wali Kota Bitung, Rabu (17/6/2026), diwarnai pemandangan yang menuai sorotan publik.

Di tengah berlangsungnya upacara yang mengusung tema “Act Now For Climate: Saatnya Bekerja Untuk Iklim”, sejumlah Aparatur Sipil Negara (ASN) dan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) terlihat memilih duduk saat Wakil Wali Kota Bitung, Randito Maringka, S.Sos., membacakan sambutan Menteri Lingkungan Hidup Republik Indonesia.

Padahal, pada saat yang sama, mayoritas peserta upacara lainnya tetap berdiri mengikuti jalannya kegiatan dengan khidmat. Momen tersebut sontak menjadi perhatian karena terjadi dalam agenda resmi pemerintah yang membawa pesan penting terkait krisis iklim dan tanggung jawab bersama menjaga lingkungan.

Pemerhati Kota Bitung, Sanny Kakauhe, menyayangkan sikap sejumlah peserta upacara tersebut. Menurutnya, tindakan memilih duduk saat pimpinan daerah membacakan sambutan resmi menteri mencerminkan kurangnya penghormatan terhadap forum kenegaraan dan substansi pesan yang sedang disampaikan.

“Semestinya seluruh peserta memberikan penghormatan dan perhatian penuh. Yang dibacakan bukan sekadar sambutan biasa, tetapi pesan resmi Menteri Lingkungan Hidup yang berbicara tentang kondisi iklim dan tantangan lingkungan yang sedang dihadapi bangsa ini,” tegas Sanny.

Ia menilai, disiplin dan etika dalam mengikuti upacara harus menjadi perhatian serius, terutama bagi ASN dan PPPK yang merupakan representasi pemerintah di tengah masyarakat.

Dalam sambutan Menteri Lingkungan Hidup yang dibacakan Wakil Wali Kota Bitung, ditekankan pentingnya aksi nyata seluruh elemen bangsa dalam menghadapi ancaman perubahan iklim yang semakin nyata. Pemerintah, dunia usaha, hingga masyarakat diajak bergerak bersama untuk menjaga kelestarian lingkungan demi masa depan generasi mendatang.

Ironisnya, di saat pesan tersebut sedang disampaikan, justru muncul pemandangan yang dinilai bertolak belakang dengan semangat penghormatan terhadap agenda resmi negara.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari Pemerintah Kota Bitung terkait sorotan terhadap sikap sejumlah ASN dan PPPK yang memilih duduk saat sambutan Menteri Lingkungan Hidup dibacakan dalam upacara tersebut.

BeritaManado.com: Berita Terkini Kota Manado, Sulawesi Utara