Manado – Untuk ketiga kalinya pusat penjualan Handphone Roxi Mas yang terletak di kawasan Bolevard nyaris dibobol kawanan pencuri. Untungnya
kali ini pelaku bisa ditangkap dan dikeroyok warga yang mendengar teriakan pemilik toko Roxi Mas.
Informasi yang dihimpun menyebutkan, Rabu (06/01/10) sekitar pukul 01.00 Wita, suasana di kawasan Boulevard yang sudah mulai sepi dari pengunjung dimanfaatkan Moh Mahfur (29) warga Kalimantan yang jauh-jauh ke Manado untuk melakukan aksi pencurian.
Saat itu dia masuk ke dalam toko tersebut dengan cara mengendap-ngendap melewati atap toko. Namun sayang aksinya itu tak dapat diteruskan karena terlanjur diketahui Yang Lee (59) warga Pakowa lingkungan II Kecamatan Wanea yang juga pemilik Roxy Mas.
“Saya mendengar suara seperti ada barang jatuh, saya mendekati tempat itu dan saat membuka pintu dari belakang saya melihat pelaku berada dalam ruangan,” katanya. Sadar posisinya terjepit, pelaku langsung menyelamatkan diri melewati plafon, namun teriakan Lee didengar warga sekitar sehingga warga mencari pelaku yang ternyata melewati bagian atap toko.
Warga sekitar yang telah menanti pelaku tanpa komando langsung beraksi melakukan pemukulan. Untung saja anggota Buser Poltabes Manado cepat mendatangi lokasi
sehingga pelaku berhasil diamankan. (is)

Orang luar yang masuk Manado harus di data dan diberi izin tinggal apalagi beda Keyakinan dan tidak jelas datang di Manado untuk apa.Pertama jadi Pencuri lalu terdesak jadi Pembunuh akhirnya jadi Teroris.Seperti di USA,orang2nya Arab yang berKeyakinan lain dengan Iman Kristen berusaha Masuk hanya untuk menghancurkan dan menteror.Dan ini Jangan Terjadi diManado dan SULUT yang tercinta………Alfrits,New Hampshire USA.