
Penulis: JenlyWenur|Minahasa
Keluhan warga Desa Sea terkait kondisi jalan alternatif di sekitar proyek Manado Outer Ring Road 3 (MORR 3) akhirnya mendapat angin segar.
Satuan Kerja (Satker) Pelaksana Jalan Nasional (PJN) Wilayah I Sulawesi Utara menanggapi aspirasi masyarakat yang selama ini merasa akses mereka kurang tersentuh perhatian.
Kasatker PJN Wilayah I Sulut, Ringgo Radetyo, menegaskan bahwa pihaknya menaruh perhatian serius terhadap setiap masukan dari warga.
Menurutnya, suara masyarakat adalah indikator penting dalam menjaga integritas serta kualitas pembangunan infrastruktur di daerah tersebut.
Di sela-sela percepatan proyek MORR 3 yang melintasi wilayah tersebut, pihak Satker memastikan bahwa keberadaan proyek nasional ini harus membawa dampak positif langsung bagi lingkungan sekitar, termasuk perbaikan akses jalan alternatif bagi warga desa.
“Pihak kontraktor telah menyatakan kesediaan mereka untuk membantu membenahi jalan alternatif tersebut,” ujar Ringgo pada Kamis (2/4/2026).
Kepastian pengerjaan di lapangan juga sudah dijadwalkan.
Ipel Pontororing, salah satu pekerja di proyek MORR 3, mengungkapkan bahwa proses perbaikan akan dimulai pada pekan depan.
“Kami pastikan pada Selasa, 7 April 2026, alat berat berupa grader dan vibro akan diterjunkan ke lokasi untuk memperbaiki titik-titik jalan yang rusak,” ungkap Ipel.
Langkah responsif ini menuai apresiasi positif dari tokoh pemuda setempat.
Ketua KNPI Kecamatan Pineleng, Billy Lintjewas menyebutkan bahwa perbaikan jalan di Jaga III Desa Sea ini sangat krusial agar aktivitas warga tidak lagi terhambat atau merasa terisolasi.
“Atas nama masyarakat Desa Sea, kami sangat berterima kasih atas atensi dari Satker PJN Wilayah I Sulut dan Bapak Ringgo Radetyo yang telah banyak membantu. Harapan kami, sinergi dan kepedulian seperti ini terus berlanjut ke depannya,” pungkas pria yang juga menjabat sebagai Sekretaris Koperasi Merah Putih Desa Sea tersebut.
