
Wali Kota Bitung, Hengky Honandar, SE, mengintruksikan seluruh Camat dan Lurah Untuk Siaga serta mengontrol wilayah masing-masing pasca gempa bumi.
Penulis: Syarif Umar l Bitung
Wali Kota Bitung, Hengky Honandar, menginstruksikan seluruh camat dan lurah untuk siaga serta aktif mengontrol wilayah masing-masing pasca gempa bumi berkekuatan 7,6 Skala Richter yang mengguncang Kota Bitung, Kamis (2/4/2026) pagi.
Instruksi tersebut disampaikan Hengky Honandar saat berada di Command Center Kantor BPBD Kota Bitung, usai melakukan koordinasi bersama Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), didampingi Kalaks BPBD Kota Bitung, Fivy Kadeke, Kepala Dinas Kominfo, Altin Tumengkol, Asisten l Setda Kota Bitung, Forsman Dandel, Asisten lll Benny Lontoh, Kepala BKPSDMD Kota Bitung, Give R. Mose.
“Kami minta camat dan lurah siaga, mengontrol wilayahnya masing-masing. Warga juga diimbau tetap tenang, tidak panik, namun tetap waspada,” ujar Hengky Honandar.
Ia juga menegaskan, hingga saat ini belum terdapat laporan korban jiwa akibat gempa tersebut. Meski demikian, beberapa laporan awal menyebutkan adanya bangunan yang mengalami kerusakan.
“Kalau bangunan, ada laporan yang rusak. Namun, kita berharap tidak ada korban jiwa. Mari kita berdoa agar Kota Bitung dijauhkan dari bencana,” tambahnya.
Pemerintah Kota Bitung juga mengimbau masyarakat untuk terus meningkatkan kewaspadaan serta mengikuti informasi resmi dari pemerintah dan instansi terkait.Berdasarkan data Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), episentrum gempa berada sekitar 127 kilometer arah tenggara Kota Bitung. Guncangan gempa dilaporkan terasa cukup lama dan sempat menimbulkan kepanikan di sejumlah wilayah di Sulawesi Utara.Pemerintah daerah terus melakukan pemantauan dan pendataan dampak gempa guna memastikan kondisi tetap terkendali.
