Sebab kata dia, pabrik dari produsen minyak goreng tersebut secara tiba-tiba berpindah lokasi.
Pihaknya masih menunggu laporan dari Satgas pangan yang tengah menindak pabrik yang berpindah ke Karawang.
“Belum (disita). Ini kan teman-teman masih di Kerawang, di pabriknya. Belum selesai. Kami juga masih menunggu laporannya,” ujar dia.
Mendag memastikan bahwa akan terus mengawasi peredaran MinyaKita.
Dirinya juga meminta kerja sama masyarakat untuk tidak segan melapor ke Kementerian Perdagangan jika ada kecurangan.
“Ke depan kita akan semakin banyak melakukan pengawasan ya. Sebenarnya kita itu juga rutin melakukan pengawasan. Makanya kenapa kita itu tanggal 7 itu langsung ke lokasi di Jalan Tole Iskandar. Karena kami memang dari awal sudah dapat informasi dan sudah melakukan pengawasan ke lapangan,” beber dia.
(jenlywenur)
