Berita Utama

Virus ASF Tidak Menular ke Manusia, Begini Cara Pencegahan dan Pengendalian Penyebaran Virus bagi Peternak Babi

Kedua, kendalikan perbatasan.

Pembatasan pergerakan babi hutan dan vektor alami virus ASF merupakan hal yang sulit dilakukan, salah satu cara paling efektif yang dapat dilakukan adalah dengan menutup akses dan melindungi perlindungan dari satwa liar.

Hal ini dapat dilakukan dengan membangun pagar pembatas. Pagar ini berfungsi untuk menutup akses kontak langsung antara babi liar dengan babi domestik, menutup akses pembuangan sisa makanan, sampah dan bangkai yang terkontaminasi.

Ketiga, peningkatan kesadaran akan ancaman penyakit ASF.

Peningkatan kesadaran akan pentingnya keamanan hayati bisa melalui penyediaan informasi, bantuan teknis, dan pelatihan.

Semua pemangku kepentingan diharapkan dapat memahami dan berkolaborasi secara lintas sektoral untuk mencegah, mengontrol, dan mengawasi penyebaran ASF di Indonesia.

Melalui kolaborasi ini, laporan kasus ASF akan lebih cepat direspon.

(***/Finda Muhtar)

BeritaManado.com: Berita Terkini Kota Manado, Sulawesi Utara