Kota Manado

Update BMKG: Waspada Cuaca Ekstrem Sulut 10-11 Juni, Cek Wilayah Terdampak

Manado Tua dari kejauhan, tetap memancarkan pesona yang tak pernah pudar.
Pulau Manado Tua terlihat dari kejauhan dengan latar laut biru dan langit cerah di Sulawesi Utara.

BMKG mengeluarkan peringatan dini cuaca ekstrem untuk sejumlah wilayah di Sulawesi Utara pada 10-11 Juni 2026.

Potensi hujan dengan intensitas sedang hingga lebat diprakirakan terjadi di beberapa kabupaten dan kota, sehingga masyarakat diminta meningkatkan kewaspadaan terhadap kemungkinan dampak yang ditimbulkan.

Peringatan dini tersebut dirilis BMKG Sulawesi Utara pada Selasa (9/6/2026) dan berlaku selama dua hari ke depan.

Sejumlah daerah di wilayah daratan maupun kepulauan masuk dalam kategori waspada akibat potensi curah hujan yang cukup tinggi.

Situasi ini penting diperhatikan karena hujan lebat berpotensi mengganggu aktivitas masyarakat, terutama pengguna jalan, warga yang tinggal di daerah rawan longsor, serta masyarakat yang beraktivitas di kawasan pesisir.

Cuaca dapat berubah dalam waktu singkat.

BMKG Sulut Petakan Wilayah Berpotensi Hujan Lebat

Untuk Rabu, 10 Juni 2026, BMKG menetapkan status waspada hujan sedang hingga lebat di Kota Tomohon, Kabupaten Minahasa, Minahasa Utara, Minahasa Selatan, Bolaang Mongondow Utara, dan Bolaang Mongondow Selatan.

Sementara itu pada Kamis, 11 Juni 2026, cakupan wilayah yang berpotensi terdampak bertambah luas. BMKG memprakirakan hujan sedang hingga lebat dapat terjadi di Kota Manado, Kota Tomohon, Kabupaten Minahasa, Minahasa Utara, Minahasa Selatan, Bolaang Mongondow, Bolaang Mongondow Utara, Kepulauan Siau Tagulandang Biaro (Sitaro), dan Kepulauan Talaud.

Dalam rilis tersebut, BMKG belum mengeluarkan peringatan pada level Siaga maupun Awas. Tidak ada pula peringatan khusus terkait angin kencang yang tercantum dalam informasi yang dipublikasikan.

Meski demikian, masyarakat tetap diminta tidak mengabaikan potensi cuaca buruk yang dapat terjadi sewaktu-waktu.

Waspadai Dampak Cuaca Ekstrem dan Risiko Bencana Hidrometeorologi

Potensi hujan lebat dapat meningkatkan risiko genangan, banjir lokal, hingga longsor di wilayah dengan kondisi geografis yang rentan. Kawasan perbukitan dan daerah dengan sistem drainase yang kurang baik perlu mendapat perhatian lebih.

Pengendara kendaraan bermotor juga diimbau meningkatkan kehati-hatian saat melintas ketika hujan turun. Jarak pandang yang berkurang serta kondisi jalan yang licin dapat meningkatkan risiko kecelakaan.

Bagi masyarakat pesisir dan nelayan, pemantauan informasi cuaca secara berkala menjadi langkah penting sebelum melakukan aktivitas di laut. Perubahan cuaca yang terjadi secara cepat dapat memengaruhi keselamatan pelayaran, terutama bagi perahu dan kapal berukuran kecil.

BMKG juga mengingatkan masyarakat untuk menghindari berteduh di bawah pohon besar saat hujan dan segera mencari lokasi yang lebih aman apabila cuaca memburuk.

Hingga saat ini, peringatan dini cuaca ekstrem yang dikeluarkan BMKG masih berada pada level waspada. Namun kewaspadaan masyarakat tetap menjadi kunci utama untuk mengurangi risiko dampak cuaca ekstrem yang berpotensi terjadi di berbagai wilayah Sulawesi Utara dalam dua hari ke depan.

BeritaManado.com: Berita Terkini Kota Manado, Sulawesi Utara