
MANADO, BeritaManado.com – Hampir seluruh kabupaten dan kota di Sulawesi Utara masuk dalam radar peringatan dini cuaca BMKG pekan ini.
Hujan lebat disertai kilat, petir, dan angin kencang diprediksi mengguyur wilayah Sulut secara bergantian mulai Senin hingga Minggu, 9–15 Maret 2026 — dengan Kamis (12/3/2026) sebagai hari paling kritis.
Peringatan ini dikeluarkan resmi oleh BMKG Stasiun Meteorologi Sam Ratulangi Manado dan berlaku selama tujuh hari ke depan.
Mengapa Cuaca Sulut Memburuk Pekan Ini?
BMKG mencatat setidaknya lima kondisi atmosfer yang secara bersamaan mendorong cuaca ekstrem di Sulawesi Utara pekan ini.
Suhu permukaan laut di perairan Sulut lebih hangat dari biasanya, menciptakan banyak uap air yang siap menjadi hujan.
Di saat yang sama, indeks tekanan udara global (SOI) menunjukkan angka +10,7 — pertanda pola hujan konvektif sedang menguat di wilayah Indonesia tengah dan timur, termasuk Sulawesi Utara.
Pergerakan Gelombang Kelvin dari arah barat turut membantu pertumbuhan awan hujan, sementara aktivitas siklonik di utara dan selatan Papua membuat angin melambat dan uap air menumpuk di atas Sulut.
Kondisi ini membuat atmosfer lokal sangat tidak stabil — siap melepaskan hujan deras dalam waktu singkat.
Daftar Wilayah Berpotensi Terdampak
Berikut rincian wilayah yang perlu meningkatkan kewaspadaan berdasarkan hari:
Senin, 9 Maret 2026
Bolmong, Bolmong Utara, Bolmong Selatan, Bolmong Timur.
Selasa, 10 Maret 2026
Minahasa Selatan, Bolmong, Bolmong Utara, Bolmong Selatan, Bolmong Timur, dan Kepulauan Talaud.
Rabu, 11 Maret 2026
Minahasa Utara, Minahasa Selatan, Bolmong, Bolmong Utara, Kepulauan Sitaro, dan Kepulauan Talaud.
Kamis, 12 Maret 2026 (Paling Kritis)
Manado, Tomohon, Minahasa, Minahasa Utara, Minahasa Selatan, Minahasa Tenggara, Bolmong, Bolmong Utara, Kepulauan Sangihe, dan Kepulauan Talaud.
Jumat, 13 Maret 2026
