
Manado – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan peringatan dini cuaca untuk sejumlah wilayah di Provinsi Sulawesi Utara pada periode 12–13 Maret 2026.
Dalam prakiraan cuaca terbaru, BMKG menyebutkan adanya potensi hujan dengan intensitas sedang hingga lebat yang dapat disertai kilat atau petir serta angin kencang di sejumlah daerah.
Kondisi ini dipicu oleh meningkatnya aktivitas atmosfer di wilayah Sulawesi Utara yang dapat memicu pertumbuhan awan konvektif pembentuk hujan, terutama pada siang hingga malam hari.
12 Maret: Sebagian Besar Wilayah Sulut Berpotensi Diguyur Hujan Lebat
Pada Kamis, 12 Maret 2026, potensi hujan sedang hingga lebat yang dapat disertai petir dan angin kencang diprakirakan terjadi di sejumlah wilayah berikut:
- Manado
- Tomohon
- Minahasa
- Minahasa Utara
- Minahasa Selatan
- Minahasa Tenggara
- Bolaang Mongondow
- Bolaang Mongondow Utara
- Kepulauan Sangihe
- Kepulauan Talaud
Masyarakat di wilayah tersebut diminta meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi dampak cuaca ekstrem.
13 Maret: Hujan Lebat Masih Berpotensi Terjadi
Sementara pada Jumat, 13 Maret 2026, potensi hujan sedang hingga lebat disertai petir dan angin kencang diperkirakan masih terjadi di beberapa wilayah, yaitu:
- Minahasa Selatan
- Bolaang Mongondow
- Bolaang Mongondow Selatan
14 Maret: Tidak Terpantau Potensi Cuaca Ekstrem
BMKG menyebutkan bahwa pada Sabtu, 14 Maret 2026 tidak terdapat potensi hujan sedang hingga lebat yang disertai petir dan angin kencang di wilayah Sulawesi Utara.
Meski demikian, masyarakat tetap diimbau untuk memantau perkembangan informasi cuaca terbaru.
Warga Diminta Waspadai Dampak Cuaca
BMKG mengingatkan bahwa hujan lebat yang disertai angin kencang berpotensi menimbulkan sejumlah dampak, seperti:
- genangan air dan banjir lokal
- pohon tumbang
- gangguan aktivitas transportasi
- jarak pandang berkurang saat hujan lebat
Karena itu masyarakat diimbau tetap waspada serta mengikuti pembaruan informasi resmi prakiraan cuaca dari BMKG.
(Jenly Wenur)
