Manado – Pengamat Politik dan Pemerintahan Taufik Tumbelaka menuding pemerintah pusat setengah hati atau tidak serius membangun wilayah perbatasan Sulawesi Utara tepatnya Pulau Miangas, padahal pulau tersebut memiliki geopolitis dan geostrategis bagi Indonesia sendiri.
“Karena Pulau Miangas itu sangat penting, secara geopolitik itu penting, secara keamanan penting untuk NKRI. Agak binggung bagi sebuah negara tetapi kita menjaganya setengah hati. Kalau ada bandara disanakan boleh ada pesawat yang memantau keamanan laut dan lainnya,” jelas lelaki lulusan UGM ini.
Dia melihat ketidak seriusan pembangunan Bandara Miangas karena pembangunannya hinggah saat ini tidak kunjung selesai.
“Pembangunan tidak ada disana, mau bangun sampai saat ini tidak bisa. Kalau tingkat kepentingan, bandara Miangas itu sangat penting, misalnya terjadi badai (bencana) masyarakat disana bagaimana, dan kalau terjadi masaalah keamanan nasional terus bagaimana menangani, kan kalau ada bandara lebih gampang,” tuturnya.
Lebih lanjut anak mantan Gubernur Sulut ini mengatakan dengan adanya pembangunan Bandara Miangas yang diperkirakan menelan anggaran kurang lebih 100 Milliar rupiah itu sebanding dengan kurugian negara yang jumlahnya hingga triliunan rupiah karena pencurian ikan atau llegal fishing.
Dia berharap pembangunan Bandara Miangas yang berbatasan langsung dengan negara tetangga Philipina akan segerah dibangun guna percepatan pembangunan di daerah kepulauan di Sulut sendiri. (Jewelry Rizath Polii)
