Kota Manado

Tinjau Operasional Kapal Cepat

MANADO-Lembaga Swadaya Masyarakat atau LSM Waraney Puser in Tana Toar Lumimuut meminta agar pihak Administrator Pelabuhan atau Adpel Manado memperhatikan persaingan bisnis kapal cepat. Masalahnya, persaingan saat ini dinilai dapat merugikan masyarakat, termasuk pengusaha pelayaran.

“Kami minta agar Adpel dapat lebih arif menyikapi permasalahan ini, karena dapat menimbulkan akses negatif di masyarakat,” kata Ketua LSM Waraney Puser in Tana Toar Lumimuut, Jhon Pandeiroth, kepada wartawan, Jumat (16/09) kemarin. Dia beralasa, penambahan armada kapal baru dinilainya tidak memperhatikan aturan pelayaran, karena bentuknya yang kecil hingga sangat berisiko terjadi kecelakaan.

“Sulit dibayangkan jika kapal cepat dengan bentuknya yang kecil bisa melakukan pelayaran di laut bebas. Apalagi jika pelayarannya melebihi kapasitas, berbahaya bagi penumpang,” tandas Jhon. Dasar itulah dirinya mendesak agar Adpel selaku pihak berkompeten dapat menseriusi hal ini, termasuk mempertimbangkan bobot kapal yang menurutnya tidak ideal. Selain itu kata dia, penambahan armada dapat menimbulkan persaingan yang tidak sehat.

“Karena bentuknya kecil, sebaiknya kapal baru tersebut rutenya dibuat baru dengan tujuan pulau terdekat. Begitu juga soal penjadwalannya perlu dievaluasi kembali,” kata dia. Pandeiroth mengaku kuatir apabila terjadi hal yang tidak diinginkan di kemudian hari. “Jangan sampai sudah ada kejadian di lautan baru ditindaklanjuti. Semua ini hanya untuk kepentingan masyarakat semata,” katanya. (is)

BeritaManado.com: Berita Terkini Kota Manado, Sulawesi Utara