Berita Utama

Timsus Percepatan Pembangunan Fokus Kawal Program Strategis Nasional untuk Sulut

Ivanry juga menegaskan bahwa kualitas personalia dalam tim tidak perlu diragukan.

Meski jumlahnya terbatas, tim diisi figur-figur yang memiliki jejaring luas serta pengalaman relevan di tingkat nasional dan sektor strategis.

“Tim kami memang kecil, tapi memiliki personel dengan kapasitas dan jaringan yang kuat,” katanya.

Ia menyebut Koordinator Tim, Susi F. Sigar, yang dinilai memiliki jejaring nasional dan pengalaman dalam proyek-proyek strategis.

Susi Sigar merupakan President Direktur PT Elshadai Servo Cons, yang menangani sejumlah proyek strategis, termasuk pembangunan SMA Taruna Nusantara di Malang, serta paviliun yang direncanakan menjadi tempat tinggal Presiden dan Wakil Presiden di Ibu Kota Nusantara (IKN).

“Saat ini Ibu Susi Sigar juga sedang menangani proyek prioritas nasional seperti Sekolah Rakyat dan Kampung Nelayan di berbagai wilayah Indonesia,” ungkap Ivanry.

Selain itu, Fanny A. Wulur, yang juga menjabat Wakil Ketua I INKINDO Pusat, disebut sebagai salah satu unsur penting tim.

Organisasi tersebut merupakan konsultan resmi terbesar dengan jejaring di 38 provinsi dan relasi luas di lingkungan kementerian dan lembaga.

“Pak Fanny adalah arsitek perencana strategis dengan rekam jejak puluhan tahun, banyak merancang dan membangun proyek strategis serta monumental di level nasional,” jelas Ivanry.

Ivanry juga menyoroti peran Julius Jems Tuuk, mantan anggota DPRD Provinsi dua periode, yang dinilai memiliki rekam jejak kuat dalam pengawasan pembangunan.

“Pak Jems Tuuk sangat serius mengawal pembangunan Sulut agar tepat sasaran. Integritasnya teruji, dekat dengan masyarakat, dan konsisten memperjuangkan kepentingan wong cilik,” ujarnya.

Sementara itu, Elisabeth Lihiang turut disebut sebagai bagian dari tim, dengan pengalaman sebagai mantan anggota DPRD Provinsi serta jejaring pengusaha nasional dan internasional yang diharapkan dapat membuka akses investasi ke Sulawesi Utara.

“Ibu Elisabeth memiliki jaringan pengusaha nasional dan internasional yang kami harapkan dapat membantu menarik investasi besar ke Sulut,” kata Ivanry.

Ivanry menegaskan bahwa Gubernur menugaskan Timsus untuk mengawal berbagai usulan proyek strategis nasional dan prioritas daerah, di antaranya Jalan Tol Manado–Amurang, Jembatan Pulau Lembeh, jalur Kereta Api Sulawesi, Sekolah Rakyat, Kampung Nelayan, SMA Unggulan, pembangunan rumah sakit, SPAM, lanjutan Ring Road 3, revitalisasi Stadion Klabat, universitas di Bolmong, rumah susun ASN, sport center, normalisasi banjir Manado, jalan lingkar Pulau Salibabu dan Bandara Miangas, akses listrik 24 jam desa terpencil, KEK Bitung, revitalisasi irigasi, serta program strategis lainnya.

“Tentu ini bukan tugas mudah. Namun semakin banyak pihak berkolaborasi, tentu akan semakin cepat terealisasi,” katanya.

Ia pun memohon dukungan doa dan partisipasi aktif masyarakat Sulawesi Utara.

“Kami memohon doa agar seluruh usulan proyek strategis nasional ini dapat terwujud karena dampaknya akan meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Kami juga mengharapkan masukan konstruktif dan ide-ide dari masyarakat sebagai bentuk partisipasi aktif membangun Sulut,” pungkasnya.

(rds)

BeritaManado.com: Berita Terkini Kota Manado, Sulawesi Utara