Berita Utama

‘Terus Bermasalah’ Ternyata Anggaran Air Bersih Hampir 200 M

Proyek bak air seperti ini sering tidak bermanfaat (foto beritamanado)
Proyek bak air seperti ini sering tidak bermanfaat (foto beritamanado)

Manado – Berbagai program penyediaan air bersih melalui anggaran APBN sering dikeluhkan. Misalnya, banyak program air bersih yang tidak dapat dinikmati oleh masyarakat karena proyek air bersih hanya meninggalkan bak kosong tanpa air serta berbagai permasalahan lainnya.

Namun ternyata di balik program air bersih yang ‘banyak bermasalah’ tersebut terselip anggaran ratusan miliar rupiah setiap tahun. Seperti terungkap pada hearing Komisi 3 DPRD Sulut bersama Dinas PU bidang Cipta Karya, Selasa lalu.

Satker Sistem Pengolahan Air Minum (SPAM) bidang Cipta Karya Dinas Pekerjaan Umum, William Walintukan ‘mengaku’ serta mengurai program air bersih di Sulawesi Utara dari Kementerian Pekerjaan Umum terbagi 3 program yaitu, Program Sistem Pengolahan Air Minum di Ibukota Kecamatan (SPAM IKK), yaitu sistem pengolahan air permukaan, seperti air sungai atau air permukaan lainnya.

“Selanjutnya ada Program SPAM Pedesaan, yaitu pengolahan melalui sumber air baku berupa mata air. Program SPAM khusus, terbagi dari SPAM daerah pemekaran, SPAM daerah perbatasan, SPAM PPI (program pengolahan ikan), kerjasama dengan kementerian kelautan dan
SPAM regional,” ujar Walintukan.

Mencengangkan seperti penjelasan Walintukan, anggaran proyek air bersih di Sulawesi Utara mencapai hampir Rp200 Milliar pada tahun 2013, terdiri dari Anggaran Reguler Rp91,54 Milliar, Anggaran SKPA Rp49,9 Milliar dan APBNP Rp39,7 Milliar. “Domain APBN itu cuma sampai di jaringan distribusi, sedangkan sambungan ke rumah-rumah itu wewenang pemerintah kabupaten dan kota,” tukas Walintukan. (jerry)

BeritaManado.com: Berita Terkini Kota Manado, Sulawesi Utara