TAHUNA – Kemudahan dalam dunia komunikasi di era sekarang ini berkembang begitu pesat di seluruh wilayah Indonesia. Namun begitu sangat disayangkan kemudahan berkomunikasi ini belum juga terasa di kabupaten kepulauan Sangihe. Pasalnya sudah selang satu tahun terakhir ini jaringan telepon seluler belum juga bisa dirasakan oleh semua warga Sangihe.
Contohnya, sebagian wilayah antara Tahuna Manganitu, sebagian kecamatan
Manganitu Selatan, dan di banyak kampung di wilayah Tabukan tidak ada jaringan selular. Anehnya pula, di wilayah yang memiliki jaringan selularnya justru kesulitan untuk melakukan komunikasi, disebabkan jaringan yang sering terganggu.
Sekitar 90 persen warga Sangihe adalah pengguna jaringan Telkomsel, namun sangat disayangkan justru jaringan Telkomsel saat ini sering mengalami gangguan. Akibat gangguan jaringan tersebut warga Sangihe sangat dirugikan.
Contohnya, pada saat melakukan panggilan telepon yang hanya waktu 5 menit untuk bicara bisa sampai 10 hingga 15 menit karena disebabkan telepon yang dituju tidak bisa mendengar suara bahkan pula pada saat berbicara muncul suara mesin kemudian sambungan telepon terputus.
“Nintau kiapa leh ini jaringan Telkomsel beking rugi riki abis pulsa ba telepon belum abis ba cerita so putus kalu nyanda kage muncul rupa babunyi mesin kreeeeeer (ditirukan) lalu putus jaringan. Torang komang sebagai pengguna Telkomsel sangat dirugikan,” keluh Nikson Sumendong, warga Tona dan beberapa ibu PNS dengan nada kesal. (gun)

telkomsel lalod,,,telkomsel lalod,,,telkomsel lalod,,,,,bagimana eh,,,signal paling jelek,,,,