
Manado, Beritamanado.com – Pemadam listrik di sebagian wilayah Sulawesi Utara dan Gorontalo yang disinyalir disebabkan adanya kebakaran di gardu induk dan kantor PLN di Kelurahan Teling Tingkulu Manado pada Selasa (11/10/2022).
Dirangkum berdasarkan data pihak Kepolisian Sektor Wanea Polresta Manado disebutkan kronologi kejadian kebakaran tersebut terjadi pada pukul 12.30 WITA di gedung PLN Gas Insulated Switchgear Teling.
Keterangan saksi mata menyebutkan sekira pukul 12.30 Wita terdengar adanya bunyi gemuruh.
Terlihat adanya api menyala telah berada di tiang listrik yang berada 300 meter dari gedung PLN Gas Insulated Switchgear Teling.
Keterangan Arke Tompunu kepala seksi penyuluhan Dinas Damkar (Pemadam kebakaran) Pemkot Manado menyebutkan pukul 12.30 Wita tiba dilokasi 4 unit Damkar dari Pemkot Manado dan 1 unit dari Pemprov Sulut.
Saat petugas Damkar tiba didapati kepulan asap dan langsung memadamkan api di lokasi.
Pemadaman api berakhir pada pukul 14.40 Wita, sedangkan titik api berasal dari travo dan panel yang berasal dari lantai 1 gedung Gas Insulated switchgear Teling.
Petugas Damkar menemukan adanya kabel di dasar lantai 1 gedung yang telah terbakar.
Api berhasil dijinakkan sekitar pukul 14.40 WITA oleh petugas Damkar
Sementara pihak PLN melalui Manajer Komunikasi Wijaya Gaotama mengatakan akibat kebakaran ini sekitar 1 juta pelanggan PLN terdampak dengan adanya pemadaman (black out).
“Untuk sementara kami tidak bisa menyimpulkan penyebab dan indikasi awal masih dalam penyelidikan dan investigasi, sangkaan awal bermula dari kebakaran di salah satu gedung,” ujarnya.
Pihak PLN berusaha secepatnya akan melakukan manufer sehingga black out ini tidak berlangsung lama
“Perkembangan terakhir bahwa kami telah memperbaiki jaringan dan menormalkan kembali jaringan listrik kepada 700.000 pelanggan,” jelasnya.
Diketahui palam peristiwa kebakaran gardu induk PLN tersebut tidak mengakibatkan adanya korban jiwa namun adanya kerugian materiil dengan jumlah yang masih dalam penyelidikan pihak terkait.
Deidy Wuisan
