
Manado – Kasus narkotika yang menimpa salah satu Kepala Daerah di Sumatera yang baru menjabat 1 bulan begitu mengejutkan.
Penyelenggara pemilu pun dituntut untuk lebih ketat dalam menyaring calon kepada daerah, demi menghindari hal yang terjadi.
Bawaslu Sulawesi Utara sendiri mulai memperketat persyaratan calon kepala daerah.
Informasi yang diterima BeritaManado.com dari Ketua Bawaslu Sulut Herwyn Malonda, dalam rangka menghindari terjadinya hal yang sama, diharapkan KPU dapat bekerjasama untuk memperketat syarat calon kepala daerah.
“Bawaslu Sulut menghimbau KPU Sulut untuk memerintahkan KPU Bolmong dan KPU Sangihe agar supaya dalam kerjasamanya dengan Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Sulut untuk melibatkan BNN Sulut dalam pemeriksaan test narkoba sebagai salah satu persyaratan calon Kepala Daerah dan Wakil Kepala Daerah tahun 2017,” ujar Herwyn.
Kerjasama yang baik antar lembaga dibutuhkan agar tidak ada celah bagi pihak yang tidak bertanggungjawab untuk melakukan kecurangan.
Bawaslu pun menghimbau agar baik IDI maupun panwas dapat saling bekerjasama dan terbuka dalam menjalankan tugas dan fungsi masing-masing.
“Dalam proses pemeriksaan kesehatan secara keseluruhan, dihimbau kepada IDI Sulut untuk membuka akses pengawasan bagi jajaran Panwas dalam melaksanakan tugasnya,” tambah Herwyn. (srisurya)
