“Kegiatan ini sangat membantu. Kami jadi tahu bahwa hasil pertanian kami bisa diolah menjadi produk kesehatan. Kami yakin, dengan dukungan ilmu pengetahuan, masyarakat Tambala bisa lebih mandiri dan sejahtera,” katanya, usai pelatihan tahap 2 di Desa Tambala, Rabu.
Peringatan Hari Tani Nasional di Desa Tambala ini menjadi simbol kolaborasi yang kuat antara perguruan tinggi, pemerintah desa, dan masyarakat.
Harapannya, model pemberdayaan ini bisa dicontoh desa lain, di mana inovasi lokal menjadi pondasi utama untuk ketahanan pangan, kesehatan, dan pembangunan berkelanjutan.
Turut hadir Kaur Pemerintahan Desa Tambala, Jefry Ngantung, dan Bendahara Desa Deby Sarael A.Md Par.
(***/jenlywenur)
