Adapun Dr dr Fathema Djan Rachmat SpB SpBTKV menekankan bahwa tingginya angka kematian akibat kanker di Indonesia membutuhkan upaya yang lebih besar dalam hal diagnosis dini dan aksesibilitas layanan kesehatan.
Dengan terus meningkatnya kasus kanker baru setiap tahun, diperlukan pendekatan yang komprehensif dan pemerataan layanan kesehatan di seluruh wilayah Indonesia.
Seiring upaya Pemerintah untuk meningkatkan cakupan dan kualitas pelayanan JKN, namun diakui masih banyak area yang perlu diperbaiki.
Birokrasi yang mendukung pemenuhan hak pasien serta kolaborasi antara para pemangku kepentingan menjadi kunci dalam memberikan pelayanan kanker yang optimal, sesuai dengan standar penatalaksanaan medis.
Menuntaskan masalah akses trastuzumab bagi pasien kanker payudara stadium dini adalah salah satu langkah yang harus segera diwujudkan demi menjamin hak dan harapan pasien akan kesembuhan.
(***/jenlywenur)
